Cara Menanam Markisa dari Stek Batang

Salah satu tumbuhan rambat yang menarik untuk ditanam ialah markisa. Markisa merupakan tanaman berbuah yang tumbuh secara merambat. Tanaman ini mempunyai daun berwarna hijau segar dengan ukuran yang cukup besar. Jika dirawat dengan baik, daun-daun ini akan tetap melekat di batang markisa meskipun usianya sudah cukup tua. Sehingga tanaman markisa nampak begitu asri dengan daun-daun yang banyak sekali tumbuh di sepanjang batangnya.

Apalagi ketika pohon ini sudah mulai berbunga, pesona tanaman markisa akan terlihat semakin indah. Bunga markisa mempunyai kelopak yang berukuran sekitar 5-8 cm, warnanya ungu, dan bentuknya unik sekali. Anda pasti akan merasa senang melihatnya. Setelah mengalami penyerbukan yang dibantu oleh lebah dan tawon, bunga ini akan berkembang menjadi buah markisa. Keberadaan buah markisa yang bergelantungan di pohonnya akan semakin menambah daya tarik tanaman.

Menanam markisa cukup mudah dilakukan. Kali ini kami akan berbagai tentang panduan cara menanam pohon markisa dari batangnya. Iya, markisa memang bisa diperbanyak menggunakan teknik stek batang.

Siapkan Batang Markisa yang Ideal

Untuk keperluan menyetek tanaman markisa, Anda membutuhkan batang yang ideal. Tak semua batang markisa bisa disetek. Ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi oleh batang tersebut supaya dapat tumbuh menjadi bibit tanaman. Persyaratannya antara lain batang harus cukup tua, usia batang minimal 1 tahun, batang sudah mengandung kayu, diameter batang setidaknya 1 cm, dan usahakan batang ini mempunyai 3-4 mata tunas untuk memperbesar peluang tumbuhnya daun. Biasanya batang ini terletak di area pangkal tanaman.

Siapkan Media Tanam untuk Penyetekan

Anda membutuhkan media tanam untuk merangsang tumbuhnya akar dan daun pada batang markisa. Dari sekian banyak media tanam yang bisa Anda gunakan, kami sangat merekomendasikan pemakaian cocopeat. Mengapa? Sebab cocopeat merupakan media tanam yang subur dan gembur. Media tanam ini juga bebas dari bibit penyakit maupun serangga yang dapat membusukkan pangkal batang markisa yang sedang ditanam. Kalau tidak ada cocopeat, Anda bisa menggunakan sekam bakar atau tanah yang telah dibersihkan dan diayak, lalu dicampur pupuk kandang.

Lakukan Proses Penyetekan dengan Baik

Silakan Anda ambil batang markisa yang ideal. Potonglah batang tadi dari tanaman induknya memakai cutter yang tajam dan steril. Anda bisa membersihkannya dengan alkohol terlebih dahulu. Potonglah batang tersebut sepanjang berkisar 20-25 cm atau sekitar sejengkal tangan orang dewasa. Kemudian buanglah semua daun dari batang ini untuk mengurangi tingkat penguapannya. Sementar itu, Anda bisa membuat lubang tanam dengan kedalaman 3-5 cm atau sekitar 2 ruas jari pada media tanam yang telah disiapkan. Lantas tanamkan batang markisa ke dalam lubang tersebut. Posisinya harus benar ya.

Letakkan Bibit Markisa di Tempat Teduh

Letakkan polybag berisi batang tanaman markisa yang sudah ditanam di tempat yang teduh. Memang selama proses pembibitan tengah berlangsung, batang markisa sama sekali tidak boleh terkena cahaya matahari secara langsung. Namun Anda juga tidak boleh meletakkannya di tempat yang tertutup sebab kelembaban yang terlalu tinggi justru akan membusukan pangkal batang markisa. Saran kami, letakkan polybag tersebut di bawah pohon yang rimbun atau bagian teras rumah. Anda juga dapat menyediakan tempat khusus di pekarangan yang ditutup naungan dari terpal di atasnya.

Rawatlah Bibit Markisa agar Tumbuh

Kunci utama keberhasilan dalam melakukan stek batang tanaman markisa yaitu Anda perlu mengontrol dengan baik tingkat kelembaban media tanamnya. Media tanam ini tidak boleh terlalu kering ataupun terlalu basah. Media tanam yang terlampau kering akan menyebabkan batang markisa mati kekeringan. Sedangkan bila kondisi media tanam tersebut terlampau basah, batang markisa akan membusuk. Anda bisa mengontrol kelembaban media tanam dengan menyiraminya secara bijaksana. Siramilah hanya saat permukaan media tanam sudah tampak kering. Kami sarankan sirami tanaman setiap 3-4 hari sekali.

Lambat laun muncul tunas daun dari mata tunas pada batang markisa. Lama-kelamaan tunas daun ini akan semakin berkembang membesar menjadi daun. Kemudian diikuti oleh tumbuhnya cabang dari beberapa titik tunas daun. Saat tinggi cabang markisa sudah mencapai 30-40 cm, Anda bisa menanam bibit tersebut ke tanah atau pot yang ukurannya besar. Di bawah ini kiat-kiat dalam merawat tanaman markisa agar tumbuh subur serta menghasilkan buah yang banyak :

  1. Gunakan media tanam yang subur dan gembur. Pilihan kami yaitu media tanam yang terbuat dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1.
  2. Tanamlah bibit markisa di tempat yang bisa memperoleh sinar matahari secara maksimal. Sebab tanaman markisa memang sangat menyukai cahaya mentari.
  3. Anda perlu menyirami tanaman markisa setiap hari karena tanaman ini sangat suka dengan air. Jika kebutuhan airnya terpenuhi, pohon markisa akan tumbuh subur.
  4. Pasanglah ajir dengan rapi untuk membantu pertumbuhan tanaman markisa. Mengingat pohon markisa tumbuh secara merambat, tanaman ini butuh ajir yang memadai.
  5. Disarankan untuk melakukan pemangkasan batang markisa secara rutin. Pemangkasan akan membuat pertumbuhan tanaman semakin subur dan memicu tumbuhnya cabang baru.