Cara Menanam Fumak di Lahan

Fumak atau kumak adalah tumbuhan sayur yang biasa ditanam di daerah yang beriklim tropis hingga sedang. Fumak juga biasa disebut sebagai selada wangi karena mempunyai bentuk yang mirip seperti selada, tetapi aromanya wangi menyerupai pandan. Daun fumak berbentuk tipis, strukturnya bergelombang, warnanya hijau gelap, serta batangnya kecil dan memiliki tekstur yang cukup lunak. Daun tersebut tumbuh secara penuh di tangkai daun hampir menyentuh pangkal batang.

Konsumsi fumak di Indonesia terbilang jarang. Fumak biasanya digunakan dalam membuat olahan chinese food. Fumak juga kerap kali disajikan bersama sayuran lain, dimasak dengan seafood, atau ditumis menggunakan bumbu penyedap. Rasanya segar sebagaimana sayuran selada, tetapi lebih wangi  dan sedikit pahit. Di dalam fumak terdapat kandungan gizi yang meliputi zat besi, vitamin, dan mineral. Fumak sering pula dimanfaatkan sebagai makanan pokok untuk kura-kura.

Karena jumlah stoknya di pasar tidak terlalu banyak sedangkan tingkat permintaannya begitu tinggi, maka harga fumak saat ini sangat mahal. Bahkan jika dibandingkan dengan harga tanaman sawi-sawian yang lain, harga fumak ini yang paling mahal. Selisihnya dengan selada bisa mencapai 3-5 kali lipat. Ini merupakan potensi yang sangat menggiurkan bagi Anda untuk menanam fumak sendiri. Hasilnya nanti bisa didistribusikan ke supermarket, restoran yang menyediakan chinese food, dan para penghobi kura-kura.

Fumak termasuk tanaman sayur yang mudah dipelihara. Berikut ini panduan lengkapnya khusus untuk Anda.

Penyediaan Benih

Fumak ditanam dari benih berupa biji. Biji fumak sangat kecil sebagaimana benih tanaman sawi. Anda bisa membeli benih fumak ini di www.tokotanaman.com dengan harga yang terjangkau. Kami menyediakan benih fumak yang berkualitas unggul, baik benih yang berasal dari petani maupun benih yang diproduksi oleh pabrik. Karena merupakan benih pilihan, kami menjamin bahwa benih-benih tersebut memiliki potensi tumbuh yang tinggi.

Penyemaian Benih

Siapkan tempat khusus untuk keperluan penyemaian benih. Sebaiknya Anda menyemai benih fumak di kotak kayu agar lebih aman dan pertumbuhannya nanti tidak terganggu. Masukkan campuran tanah dan pupuk kandang ke dalam kotak ini sebagai media tanam. Rawatlah media penyemaian selama 2-3 hari dengan menyiraminya setiap pagi. Lalu Anda bisa menyemai benih fumak dengan menebarkannya secara acak di lahan penyemaian. Proses penyemaian dilakukan sampai bibit fumak memiliki 3-4 daun sejati.

Pengolahan Lahan

Siapkan lahan yang akan ditanami bibit fumak. Secara garis besar, kondisinya sama seperti lahan untuk budidaya selada. Lahan tersebut harus bersifat subur dan gembur. Anda bisa mengolahnya terlebih dahulu dengan melakukan pembajakan. Kemudian tambahkan pupuk kandang sebagai pupuk utama. Lahan tersebut lantas dicangkul dan dibolak-balikkan tanahnya. Kemudian Anda bisa membiarkan lahan selama 3-5 hari agar kondisinya kembali normal.

Penanaman Bibit

Proses penanaman bibit fumak sebaiknya dilakukan di pagi hari sebelum jam 9 pagi. Bibit ini dipindahkan dari lahan penyemaian ke lahan penanaman secara hati-hati. Angkatlah bibit fumak dari media tanamnya. Usahakan bagian akarnya tidak mengalami kerusakan. Kemudian tanamkan bibit tersebut di lubang tanam yang berukuran 5 x 5 cm sampai 8 x 8 cm. Tanamkan bibit fumak dengan jarak tanam antara 30 x 30 cm hingga 50 x 50 cm.

Pemeliharaan Tanaman

Tanaman fumak membutuhkan air dalam jumlah yang banyak. Tetapi tanaman ini rentan mengalami pembusukan apabila lahan tempatnya hidup tergenangi air. Anda perlu mengelola sistem pengairan di lahan dengan baik. Pekerjaan lain yang perlu diperhatikan dalam merawat tanaman fumak adalah pemupukan. Lakukan pemupukan susulan setiap 10 hari sekali dengan pupuk NPK untuk mendukung pertumbuhan tanaman fumak.

Pemanenan Fumak

Tanaman fumak bisa dipanen setelah usianya mencapai 40-60 hari. Proses pemanenan fumak dilakukan dengan mencabut tanaman ini dari tanah beserta akarnya. Kemudian bagian pangkal tanaman dibersihkan dari kotoran. Beberapa pasar ada pula yang menghendaki fumak yang masih mempunyai akarnya. Untuk meningkatkan daya tahan fumak sehingga tidak mudah membusuk saat disimpan, Anda bisa mengangin-anginkannya di tempat yang teduh.