Cara Menanam dan Merawat Tanaman Calathea agar Tumbuh Subur

Tanaman calathea merupakan tanaman hias berdaun indah yang termasuk dalam famili Marantaceae.  Tanaman ini memiliki beragam jenis. Ada yang mampu tumbuh besar, ada pula calanthe yang berukuran mini. Sekilas tanaman calathea ini nampak seperti aglaonema. Tapi kalau diperhatikan lebih mendalam, calathea memiliki batang yang lebih kaku dengan daun yang berwarna belang-belang. Sebagai tanaman tropis, calathea menghendaki tempat yang lembab dengan kondisi lingkungan cenderung hangat.

Tumbuhan calathea dapat dikenali dari daunnya yang mencolok. Daunnya berbentuk oval dengan warna hijau muda beludru dan garis-garis berwarna hijau gelap. Bagian bawah daunnya berwarna ungu. Daun calathe tumbuh secara horizontal dan kadang-kadang tegak atau melengkung ke bawah. Tanaman ini membentuk rumpun yang memiliki batang cukup panjang hingga mencapai 1 meter. Tanaman calathea mempunyai bunga berwarna putih dan ungu. Bunga ini nampak cantik sekali ketika sudah mekar.

Bibit

Bibit calathe dijual dengan harga yang cukup murah karena memang tanaman ini mudah ditanam dan cepat berkembang biak. Anda dapat membelinya di www.tokotanaman.com dengan harga terjangkau. Anda juga bisa melakukan perbanyakan tanaman ini sendiri dengan memisahkan anakan yang dihasilkan di samping tanaman induk. Hati-hati saat memisahkan tanaman calathea agar tidak merusak akarnya. Selanjutnya bibit calathea yang telah didapatkan harus segera ditanam.

Media Tanam

Media tanam yang paling tepat digunakan untuk menanam calathea yaitu media tanam yang subur dan kondisinya agak basah. Tanaman calathea memang akan tumbuh semakin subur saat ditanam di tempat yang cenderung lembab. Anda dapat membuat media tanam yang mempunyai karakteristik seperti ini dengan mencampurkan tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 2:2:1. Jangan lupa tanah yang akan digunakan harus dibersihkan dari batu kerikil dan sampah. Media tanam ini lantas dimasukkan ke dalam pot.

Tempat

Tanamkan bibit calathea dengan hati-hati di pot yang telah berisi media tanam. Selanjutnya Anda bisa memindahkan pot tersebut di tempat yang sesuai untuk mendukung pertumbuhan calathea. Di habitat alaminya, calathea tumbuh di pedalaman hutan yang kondisinya lembab dengan penyinaran matahari yang minim. Jadi sebaiknya Anda meletakkan tanaman ini di tempat yang cukup lembab dan terhindari dari pancaran sinar mentari langsung. Contohnya di teras, sekitar kamar mandi, atau samping rumah. Jangan meletakkannya langsung di tempat terbuka.

Penyiraman

Kontrol terhadap kelembaban media tanam dan lingkungan sekitar bisa dilakukan melalui penyiraman. Oleh karena itu, Anda harus menyirami tanaman calathea secara bijaksana. Tanaman ini memang butuh air yang cukup banyak. Namun kadang-kadang menyiraminya setiap hari akan menyebabkan tanaman ini mati membusuk. Lebih baik siramilah tanaman calathea ini dengan memperhatikan kondisi media tanamnya. Lakukan penyiraman hanya saat permukaan media tanaman sudah nampak sedikit kering. Siramilah dengan air secukupnya saja dan jangan berlebihan.

Pemupukan

Kalau mau tanaman calathea Anda tumbuh subur, maka Anda harus menyediakan makanan yang cukup baginya. Apa makanan tanaman ini? Tidak lain yaitu nutrisi yang terkandung di dalam pupuk. Tanaman calathea akan tumbuh pesat manakala Anda memberikannya pupuk secara rutin paling tidak setiap 2-3 minggu. Berikanlah pupuk yang mampu mendukung pertumbuhan daun tanaman ini. Contohnya yaitu pupuk kandang, pupuk kompos, dan pupuk NPK. Setelah diberi pupuk, tanaman calathea perlu disiram agar kandungan nutrisi di dalam pupuk cepat terserap oleh akar tanaman.