Cara Menanam dan Merawat Anggrek Bulan

Bagaimana cara menanam anggrek bulan yang benar? Bagaimana pula caranya agar anggrek bulan rajin berbunga? Anggrek bulan adalah salah satu tanaman asli Indonesia. Ciri khasnya terletak pada bunganya yang terbilang cukup besar untuk ukuran bunga anggrek. Anggrek bulan memiliki kelopak bunga dengan berbagai warna seperti ungu, kuning, merah, pink, dan putih. Halaman rumah Anda akan terlihat sangat cantik manakala dihiasi oleh tanaman ini.

Mengingat asalnya sendiri dari negeri kita tercinta, tidak sulit kok untuk bisa menanam tumbuhan anggrek bulan. Kuncinya terletak pada kesehatan akarnya. Asalkan Anda bisa memelihara akar anggrek bulan dengan baik, kami jamin tanaman ini pasti akan tumbuh subur. Sedangkan untuk merangsangnya supaya rajin berbunga, kebutuhan nutrisi yang diperlukan anggrek bulan harus tercukupi serta mendapatkan banyak sinar matahari.

Pemilihan Benih/Bibit

Anda bisa menanam anggrek bulan mulai dari benih atau bibit. Benih berupa biji tanaman yang telah siap untuk ditanam. Sedangkan bibit adalah tanaman yang ukurannya masih kecil. Sebisa mungkin pilihlah benih atau bibit anggrek bulan yang masih murni, sehat, dan normal. Tanaman yang asli selalu lebih bernilai daripada tanaman yang berasal dari perkawinan silang. Jika bingung dalam memilihnya, Anda bisa membeli benih atau bibit anggrek bulan di tempat kami.

Penanaman Anggrek Bulan

Jika Anda membeli benih anggrek bulan, tentu saja Anda perlu menyemainya terlebih dahulu di tempat khusus. Kami akan membahas proses penyemaian biji anggrek bulan di artikel mendatang. Khusus untuk Anda yang membeli bibit anggrek bulan, silakan letakkan bibit tersebut ke dalam tray. Tidak perlu mengganti media tanamnya ya. Cukup tempatkan saja ke tray supaya bibit bisa memperoleh sinar matahari yang cukup.

Pemeliharaan Tanaman

Tiga bulan pertama adalah masa-masa kritis di mana anggrek bulan harus bisa beradaptasi dengan lingkungan barunya. Jika gagal menyesuaikan diri, tanaman tersebut akan mati. Guna mendukung proses adaptasi pada anggrek bulan, Anda bisa memindahkan tray penanamannya ke tempat terbuka setiap pagi. Tujuannya supaya tanaman bisa mendapatkan sinar matahari. Jemurlah tanaman sampai jam 9 pagi. Lalu pindahkan lagi ke tempat yang teduh.

Anda juga perlu menggunakan bahan perangsang tumbuh untuk mendukung pertumbuhan vegetatif tanaman anggrek bulan. Campurkan bahan tersebut bersama air dengan perbandingan sesuai di petunjuk kemasannya. Lalu siramkan ke tanaman menggunakan botol semprot. Semprotkan campuran ini ke bagian daun anggrek bulan, bukan akarnya karena sangat sensitif. Penyiraman tanaman melalui penyemprotan ini bisa dilaksanakan setiap 3 hari sekali.

Anda harus memastikan anggrek bulan yang dirawat bisa mencukupi nutrisi yang dibutuhkannya. Caranya dengan memberikan pupuk susulan. Pakailah pupuk yang dapat membantu menyuburkan tanaman serta mempercepat pertumbuhannya. Gunakan pupuk secara tepat dan jangan berlebihan. Pupuk diberikan sebanyak 2 kali/aplikasi yakni pagi dan sore hari. Semprotkan pupuk tadi ke bagian daun tanaman supaya cepat terserap.

Pada dasarnya, anggrek merupakan tanaman epifit yang biasa hidup dengan menempelkan diri ke pohon lain. Akar tanaman ini sangat sensitif yang lebih menyukai udara ketimbang air. Akar anggrek yang tergenangi air justru mudah busuk akibat serangan jamur. Jadi kami sarankan Anda tetap menggantung anggrek bulan. Kalau ingin memindahkannya ke pot, gunakan pot transparan supaya Anda bisa memantau keberadaan air di dalam pot.