Cara Menanam Biji Kaktus dan Sukulen agar Berhasil Tumbuh

Tanaman hias berupa kaktus dan sukulen memang mempunyai keindahan tersendiri. Kalau dalam dunia desain rumah, kedua tanaman ini tak ubahnya seperti rumah minimalis. Bentuknya memang sederhana. Tapi di balik kesederhanaannya itulah terpancar keindahan yang luar biasa. Kaktus dan sukulen memiliki kekhasan pada bentuknya yang kaku. Khusus untuk kaktus biasanya berduri. Kedua jenis tumbuhan ini mempunyai kesamaan yaitu sama-sama termasuk tanaman gurun.

Di pasaran, harga kaktus dan sukulen tergolong murah meriah. Cukup dengan modal Rp 10 ribuan, Anda sudah dapat membawa pulang bibit kaktus/sukulen yang siap tanam. Namun bukan berarti kaktus dan sukulen ini merupakan tanaman murahan ya. Sebab ada loh tanaman kaktus/sukulen yang dibanderol dengan harga ratusan ribu sampai jutaan rupiah, khususnya untuk tanaman impor yang langka. Jika mau mendapatkan kaktus/sukulen yang lebih murah lagi, Anda bisa membeli benihnya.

Benih adalah biji tanaman yang siap untuk ditanam. Di dalam biji tersebut masih terkandung lembaga yang kondisinya baik. Sehingga cukup dengan menyemainya, Anda dapat menumbuhkan biji tersebut menjadi tanaman kaktus atau sukulen. Jika dibandingkan harga bibit yang ukurannya masih kecil, harga benih ini jauh lebih murah. Namun faktanya tidak gampang loh menumbuhkan biji kaktus/sukulen ini. Anda membutuhkan trik khusus supaya biji tersebut berhasil tumbuh.

Kami berikan panduannya berdasarkan pengalaman pribadi kami saat menyemai benih-benih kaktus dan sukulen.

Siapkan Benih yang Masih Bagus

Tugas pertama yang perlu Anda lakukan ialah menyiapkan benih kaktus dan sukulen. Kami ingatkan hati-hati saat membeli benih ini. Bukan tak mungkin benih yang Anda beli ternyata sudah mati akibat terlalu lama disimpan, mengalami kekeringan, sudah berjamur, atau mungkin karena faktor yang lainnya. Benih yang telah mati ini tidak akan mungkin bisa tumbuh. Oleh sebab itu, Anda sebaiknya membeli benih kaktus serta sukulen di tempat yang tepercaya. TokoTanaman.com misalnya. Kami menyediakan benih kaktus dan benih sukulen dengan kualitas yang tinggi.

Siapkan Media untuk Menyemai

Meski habitat alami kaktus dan sukulen berada di daerah gurun yang gersang dan panas, bukan berarti Anda pun harus menyemainya menggunakan media yang kering, penuh dengan kerikil, dan miskin unsur hara. Anda tetap memerlukan media tanam yang subur dan gembur untuk merangsang perkecambahan benih-benih tersebut. Anda bisa memakai tanah kebun yang telah diayak supaya bersih dari kotoran dan teksturnya menjadi gembur. Bila perlu, tambahkan pupuk kompos secukupnya untuk meningkatkan kesuburan media tanam tersebut.

Lakukan Proses Penyemaian Benih

Sebaiknya benih kaktus/sukulen yang hendak disemai perlu direndam terlebih dulu di air hangat untuk memicunya agar berkecambah. Waktu perendaman cukup sekitar 3-5 jam. Kemudian taburkan benih-benih ini di atas media tanam. Anda perlu menebarkannya secara acak ke seluruh area media tanam. Jika memungkinkan, Anda bisa meletakkan benih-benih ini satu per satu dalam jarak 3-5 cm. Setelah itu, timbun benih tersebut memakai tanah setebal 5-10 mm. Selanjutnya tempat penyemaian diletakkan di tempat yang teduh. Usahakan wadah ini bisa terpapar sinar matahari pagi.

Jagalah Kelembaban Media Tanam

Selama proses penyemaian benih berlangsung, Anda harus menjaga kelembaban media tanam serta lingkungan di sekitarnya. Ini merupakan sebuah kewajiban dalam menyemai benih tumbuhan apapun. Caranya yaitu melalui penyiraman dengan air secara tepat. Khusus untuk tanaman sukulen dan kaktus, mengingat habitat tanaman ini terletak di gurun, maka Anda harus menjaganya supaya media tanam ini tidak terlalu lembab. Kami sarankan siramilah media menggunakan air secukupnya saja setiap 2 hari sekali. Kuncinya yakni Anda harus menjaga kondisi media tersebut jangan sampai terlalu kering. Niscaya dalam waktu 5-7 hari akan tumbuh tunas-tunas baru.