Cara Menanam Biji Belimbing Wuluh

Bagaimana cara menanam biji belimbing wuluh? Tanaman belimbing wuluh biasanya dipelihara di pekarangan rumah. Tanaman ini mempunyai buah yang rasanya masam sehingga sering digunakan sebagai bumbu masakan. Tahukah Anda, belimbing wuluh diperkirakan berasal dari Kepulauan Maluku.

Pohon belimbing wuluh bisa tumbuh hingga ketinggiannya mencapai 5 m. Pohon ini mempunyai batang yang ukurannya tidak terlalu besar yakni diameter maksimal 30 cm. Sedangkan buah belimbing wuluh termasuk buah buni. Buah ini berbentuk bulat lonjong yang berukuran 4-6 cm, warnanya hijau kekuningan, berair banyak, dan rasanya masam.

Tanaman belimbing wuluh dapat diperbanyak secara generatif menggunakan biji. Biji belimbing wuluh berbentuk bulat telur dan agak gepeng. Meskipun tidak direkomendasikan, tidak ada salahnya Anda mencoba menanam biji belimbing wuluh tersebut.

Alat dan Bahan :

  • Buah belimbing wuluh
  • Polybag
  • Tanah
  • Pasir
  • Pupuk kandang
  • Cetok
  • Air

Langkah-langkah :

  1. Siapkan buah belimbing wuluh yang benar-benar telah matang dari pohon serta kondisinya sehat. Ciri-cirinya yaitu warnanya cenderung kuning pucat dan teksturnya lembek karena banyak mengandung air. Buah ini sebaiknya berasal dari tanaman induk yang unggul.
  2. Keluarkan biji belimbing wuluh dari dalam lapisan daging buah, lalu kumpulkan di dalam suatu wadah. Biji-biji belimbing wuluh ini lantas dibersihkan dari lapisan lendir yang menyelimutinya menggunakan air yang mengalir. Kemudian rendamlah biji tersebut di air selama 10-15 menit. Gunakan hanya biji yang tenggelam di dalam air.
  3. Biji-biji belimbing wuluh terpilih lantas diangin-anginkan di tempat yang teduh dan kering selama beberapa saat hingga kadar air di dalamnya berkisar antara 12-14 persen. Bila perlu simpanlah biji tersebut di wadah yang tertutup dan terhindar dari sinar matahari secara langsung.
  4. Siapkan media yang akan digunakan untuk keperluan persemaian. Campurkan tanah, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:2:1. Siapkan polybag dengan membuat beberapa lubang saluran air di bagian sisi bawahnya. Kemudian masukkan media persemaian tersebut ke dalam polybag hingga terisi penuh.
  5. Tanamkan biji belimbing wuluh yang sudah disiapkan ke dalam media persemaian di polybag. Anda bisa menanam benih tersebut sebanyak 1-3 biji/polybag. Biji ini ditanamkan pada kedalaman tidak lebih dari 1 cm. Setelah itu, pindahkan polybag ke tempat yang terbuka.
  6. Selama masa persemaian, Anda wajib menjaga tingkat kelembabannya. Usahakan siramlah media tersebut dengan frekuensi 2 kali per hari tergantung kondisi cuaca. Berikan juga pupuk tambahan secara berkala setiap sebulan sekali untuk mendukung pertumbuhan bibit tanaman.

Selamat mencoba!