Cara Menanam Batang Kamboja Jepang (Adenium)

Bagaimana cara menanam batang kamboja jepang? Di Indonesia, tanaman desert rose dikenal dengan sebutan kamboja jepang atau adenium. Asalnya dari Afrika dan Asia Barat. Tanaman ini tumbuh baik di daerah gurun pasir yang memiliki tanah cenderung kering. Justru kamboja jepang akan membusuk apabila Anda menyiramnya setiap hari. Paling mudah Anda bisa menanam kamboja jepang ini menggunakan metode stek batang.

Anda sebaiknya memilih batang kamboja jepang yang usianya sudah cukup tua untuk dijadikan sebagai bibit tanaman. Pilihlah bagian batang yang paling sehat, tumbuh subur, normal, serta tidak sedang terserang hama dan penyakit. Jika Anda menggunakan batang bagian atas, buanglah beberapa daun yang tumbuh untuk mengurangi tingkat penguapannya. Selanjutnya Anda bisa menggunakan campuran tanah dan pasir sebagai media tanamnya.

Berikut ini panduan lengkap dalam menanam kamboja jepang dari batang!

  1. Siapkan media tanam terlebih dahulu. Campurkan tanah dan pasir dengan perbandingan 1:1. Lalu tambahkan pupuk kompos secukupnya saja. Masukkan media tanam ini ke dalam polybag.
  2. Pilihlah tanaman kamboja jepang yang sudah cukup umur untuk dijadikan indukan. Tentukan salah satu batang yang kondisinya paling bagus. Potong batang tersebut sepanjang 20-25 cm diukur dari pucuk daunnya.
  3. Bersihkan batang yang sudah dipotong tadi dengan mencabut beberapa daunnya. Kemudian celupkan bagian pangkal batang tersebut ke dalam cairan perangsang tumbuh akar. Rendam sekitar 15-30 detik saja.
  4. Buatlah lubang tanam di dalam polybag dengan kedalaman 3-5 cm. Selanjutnya tanamkan batang kamboja ke dalamnya. Pastikan batang tanaman dapat berdiri tegak dan tidak mudah rubuh.
  5. Pindahkan polybag yang telah ditanami batang kamboja jepang ke tempat yang banyak mendapat sinar matahari tetapi bebas dari air hujan. Misalnya seperti teras atau kusen jendela. Sinar matahari akan merangsang tumbuhnya akar.
  6. Kamboja jepang merupakan tanaman khas dari padang pasir. Jadi teknik perawatan tumbuhan ini kurang lebih mirip seperti kaktus dan sukulen. Anda bisa menyiraminya setiap 3-5 hari sekali saat kondisi media tanamnya tampak mulai kering.
  7. Anda berhasil melakukan stek batang kamboja jepang apabila batang yang ditanam telah menumbuhkan tunas daun. Munculnya tunas daun yang baru inilah pertanda pasti bahwa batang tersebut sudah berubah menjadi bibit tanaman.
  8. Biarkan bibit tanaman kamboja jepang tetap berada di dalam polybag hingga tingginya mencapai 30-35 cm. Setelah tanaman sudah cukup rimbun dan terlihat sehat, Anda bisa memindahkannya langsung ke tanah atau pot.

Selamat mencoba panduan dari kami!