Cara Menanam Asparagus dari Biji

Bagaimana cara menanam asparagus dari biji? Asparagus adalah tanaman sayuran yang dapat dikonsumsi bagian batang mudanya. Ada dua jenis asparagus yang dikenal yaitu asparagus hijau dan asparagus putih. Asparagus merupakan bahan makanan eksklusif yang hanya bisa tersedia di restoran mewah. Para petani biasanya menjual hasil tanaman asparagus yang dibudidayakannya ke luar negeri sebab memiliki harga jual yang lebih baik.

Harga asparagus di Indonesia terhitung cukup mahal. Oleh karena itu, Anda bisa mencoba membudidayakannya untuk mendapatkan laba dari sayuran yang satu ini. Asparagus dapat ditanam dari biji/benih. Anda dapat memperoleh benih asparagus berkualitas unggul di www.tokotanaman.com. Proses penanamannya mudah sekali. Kami yakin Anda pun bisa menanam sendiri biji tersebut sehingga menjadi tanaman asparagus yang tumbuh subur.

Ikuti panduan dari kami ini untuk menanam asparagus!

Penyediaan Benih

Asparagus bisa dikembangbiakkan melalui biji, setek, atau kultur jaringan. Dari ketiganya, metode yang paling bagus adalah biji. Biji asparagus bisa Anda beli di toko kami dengan berbagai pilihan. Kami menyediakan benih asparagus yang bermerek maupun benih nonmerek. Anda bisa memilihnya sesuai kebutuhan sebab keduanya sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Penyiapan Tempat Semai

Biji asparagus tidak boleh langsung ditanam di lahan. Anda harus menyemaikannya terlebih dahulu supaya benih tadi tumbuh menjadi tanaman kecil yang memiliki daya tahan tinggi. Siapkan tempat persemaian dengan mencangkul serta memberikan pupuk dasar dan fungisida. Kemudian buat bedengan yang berukuran lebar 120 cm dan tinggi 20-25 cm. Jangan lupa sediakan parit di sekitar bedengan untuk mencegah genangan air.

Penyemaian Benih

Benih yang akan disemai harus direndam terlebih dahulu di air yang suhunya sekitar 25-27 derajat celsius selama 1-2 hari. Kita hanya akan menggunakan biji yang tenggelam di air. Lalu tanamlah biji asparagus ini di tempat persemaian dengan jarak tanam 15 x 10 cm dan kedalaman 2 cm. Setiap lubang tanam cukup diisi dengan 1 biji asparagus. Anda bisa menggunakan mulsa jerami untuk mencegah tumbuhnya gulma. Lakukan pemupukan setiap 20-30 hari memakai urea.

Pengolahan Lahan

Lahan yang akan ditanami bibit asparagus perlu digemburkan dan dibuat subur. Caranya adalah dengan mencangkul lahan tersebut serta menaburkan pupuk kandang secukupnya. Kemudian buat parit di sekeliling lahan dengan kedalaman 15-20 cm. Setelah itu, Anda bisa membuat lubang tanam dengan jarak antar tanaman 40-50 cm dan jarak antar baris sekitar 1-1,5 m. Kemudian lahan dibiarkan selama 7-10 hari untuk membuat kondisinya normal kembali.

Penanaman Bibit

Dalam waktu 5-6 bulan, biji asparagus akan tumbuh menjadi bibit yang siap untuk ditanam di lahan. Bibit yang boleh dipindahkan adalah bibit yang sehat, kondisinya normal, tidak terkena penyakit, dan tingkat pertumbuhannya bagus. Sebelumnya lakukan penyiraman sampai kondisi tanah menjadi agak becek. Lalu cabutlah bibit asparagus satu per satu. Potong akar yang terlalu panjang hingga tersisa 20 cm. Batangnya pun perlu dipangkas sampai tinggi tanaman menjadi 20 cm.

Lakukan proses penanaman bibit asparagus dengan hati-hati ke dalam lubang tanam yang telah disediakan. Setelah beres, Anda bisa menimbun kembali tanah di sekitarnya. Ulangi sampai seluruh lubang tanam terisi dengan bibit asparagus. Waktu yang paling baik untuk menanam bibit asparagus adalah pagi hari sebelum pukul 9 pagi. Berikutnya Anda bisa menyiram lahan secukupnya untuk membuat tingkat kelembaban udaranya naik sehingga bibit yang baru ditanam bisa beradaptasi dengan baik.