Cara Menanam Anggrek dari Botol dan Merawatnya

Anggrek merupakan tanaman hias yang memiliki bunga yang sangat cantik. Bunga ini semakin sempurna dengan aroma harum mewangi yang dipancarkannya. Jadi jangan heran kalau harga bibit bunga anggrek cukup mahal. Kalau ingin mendapatkan bibit anggrek dengan harga yang agak murah, Anda bisa membeli bibit yang masih berada di dalam botol. Botol ini berisi bibit-bibit anggrek yang baru saja tumbuh dari biji yang disemai.

Harga bibit anggrek di dalam botol tentu saja berbeda dari bibit tanaman anggrek seedling, remaja, kenop, maupun dewasa. Harga bibit ini yang paling murah jika dibandingkan dengan bibit-bibit yang lainnya. Di dalam setiap botol tersebut biasanya terdapat 20-30 bibit anggrek ukuran kecil. Anda bisa menanamnya dengan cara yang tepat agar bibit-bibit anggrek yang masih sangat kecil ini mampu bertahan hidup dan terus tumbuh menjadi dewasa.

Setelah Anda menerima bibit anggrek dalam botol yang dibeli di TokoTanaman.com, Anda bisa langsung menanamnya di pot mengikuti panduan di bawah ini!

Langkah I. Mengeluarkan Bibit Anggrek dari Botol

Anda harus berhati-hati ketika mengeluarkan bibit anggrek dari dalam botol. Jangan pernah menarik atau memaksa mengeluarkannya karena dapat merusak bibit tersebut. Kondisi bibit yang masih kecil ini sangat rapuh sehingga gampang sekali mengalami kerusakan. Kalau sampai rusak, bibit ini akan sulit tumbuh. Trik mengeluarkan bibit anggrek dari botol yaitu Anda bisa menuangkan air ke dalam botol tersebut sampai penuh. Setelah itu, balikkan posisi botol agar bibit-bibit anggrek di dalamnya mengalir keluar bersama air.

Langkah II. Menyiapkan Media Tanam yang Tepat

Bibit anggrek sebaiknya ditanam di pot khusus yaitu netpot yang berbentuk keranjang. Ini merupakan pot yang paling ideal digunakan untuk menanam anggrek karena tidak menahan air. Air siraman dengan mudah mengalir keluar sehingga kondisi media tanam pun tidak terlalu lembab. Sedangkan untuk media tanamnya, Anda bisa memakai akar pakis dan pecahan genteng sebagai media tanamnya. Cucilah akar pakis dan pecahan genteng sampai bersih, lalu jemur di bawah sinar matahari sebelum digunakan.

Anda juga memerlukan media tanam tambahan yang terdiri dari 0.5 gram urea, 0.25 TSP, dan 0.25 kalsium sulfat yang dicampur dengan 1000 cc air. Campurkan bahan-bahan ini hingga tercampur rata. Barulah kemudian Anda bisa merendam akar pakis ke dalam campuran ini minimal selama 24 jam. Setelah sehari berlalu, akar pakis lantas siap digunakan sebagai media tanam. Mulailah dengan memasukkan pecahan genteng ke dalam netpot terlebih dahulu. Lalu Anda bisa memasukkan akar pakis ke netpot sampai terisi penuh.

Langkah III. Menanam Bibit Anggrek di Pot

Waktu penanaman bibit anggrek yang paling baik adalah pagi atau sore hari. Jika bisa, hindari menanamnya ketika siang hari, terutama jika kondisi cuaca sedang panas. Bibit anggrek yang telah dikeluarkan dari dalam botol harus segera ditanam di media akar pakis. Jangan tunggu waktu terlalu lama sebab bibit yang sudah berada di luar akan mudah terkontaminasi oleh kuman dan bakteri. Akibatnya bibit anggrek tersebut akan mudah layu atau bahkan membusuk.

Cara menanam bibit anggrek di pot menggunakan media tanam akar pakis sebenarnya mudah sekali dilakukan. Anda bisa mengambil bibit anggrek menggunakan pinset yang steril. Ambil bibit tersebut dengan hati-hati agar tidak malah merusaknya. Lalu Anda bisa menanamkannya di pot. Usahakan bagian akar dan batang bagian bawah bibit anggrek ini tertahan/tertimbun oleh media tanam akar pakis. Pastikan pula posisi bibit tersebut dapat berdiri dengan tegak.

PERAWATAN

Menanam anggrek memang cukup mudah. Justru merawatnya jauh lebih sulit dan mempunyai tantangan tersendiri. Anda bisa mengikuti kiat-kiat di bawah ini dalam merawat anggrek agar berhasil tumbuh menjadi besar!

  1. Letakkan pot berisi bibit anggrek di tempat yang teduh dan terhindar dari sinar matahari. Pancaran sinar matahari secara langsung dapat membakar bibit yang baru ditanam ini.
  2. Untuk amannya, bibit anggrek yang baru ditanam sebaiknya diletakkan di dalam rumah. Anda bisa meletakkan lampu bertenaga minimal 60 watt agar bibit tetap dapat melakukan fotosintesis.
  3. Menjaga kelembaban tanaman, media tanam, dan lingkungan di sekitarnya adalah perawatan terpenting yang harus dilakukan agar bibit anggrek yang Anda tumbuh subur hingga besar.
  4. Anda sebaiknya menggunakan pot yang ukurannya sesuai dengan postur bibit anggrek yang akan ditanam. Hindari memakai pot yang berukuran terlalu besar dan penggunaan media tanam yang terlalu banyak.
  5. Pemupukan ulang harus dilakukan secara berkala agar tanaman anggrek tetap bisa mendapatkan asupan nutrisi yang dibutuhkannya. Sehingga tanaman pun dapat tumbuh secara maksimal.