Cara Memperbanyak Tanaman Lavender

Bagaimana cara memperbanyak tanaman lavender dengan mudah? Tanaman lavender mempunyai bunga yang berwarna ungu dan aromanya semerbak. Aroma bunga lavender ini sangat khas dan tidak bisa ditemui di bunga yang lain. Anda bisa menggoyang-goyangkan tanaman tersebut, maka aromanya bakal langsung keluar baik dari bunga maupun daun lavender.

Hati-hati, tidak selamnya bunga yang berwarna ungu adalah lavender. Sebab ada pula tanaman hias lain yang memiliki bentuk hampir menyerupai lavender dan bunganya pun berkelir ungu yaitu snapdragon ungu dan Angelonia angustifolia. Namun aroma bunga dari kedua tanaman ini tidak sama dengan bunga lavender.

Apabila saat ini Anda sudah mempunyai tanaman lavender di rumah, Anda bisa memperbanyaknya dengan mudah. Selain menggunakan biji, tanaman lavender juga dapat diperbanyak melalui teknik stek batang. Berikut ini langkah-langkah panduannya!

Perbanyakan Tanaman Lavender dengan Biji

Langkah-langkah pelaksanaan :

  1. Kumpulkan biji-biji lavender yang bisa diambil dari bunganya. Kemudian rendamlah biji tersebut di air hangat kuku selama 4-8 jam. Hasilnya akan lebih bagus lagi apabila Anda menambahkan ZPT (Zat Perangsang Tumbuh) sesuai dosisi yang dianjurkan.
  2. Siapkan wadah persemaian berupa polybag yang berukuran kecil. Masukkan kompos kering ke dalam polybag tersebut sampai terisi penuh. Tanamkan biji lavender dengan kedalaman kurang dari 1 cm. Setiap polybag bisa diisi dengan 3-5 biji lavender. Kemudian letakkan polybag tersebut di tempat yang bisa mendapatkan sinar matahari secara langsung.
  3. Pada dasarnya, tanaman lavender mudah sekali untuk tumbuh dan beradaptasi dengan lingkungannya. Pemeliharaan selama masa persemaian bisa dilakukan dengan menyiram polybag setiap dua hari sekali sehingga kondisi media tanam tidak terlalu gersang.
  4. Biji-biji lavender kemudian akan berubah menjadi kecambah. Dalam waktu dua minggu, biji tersebut akan mengeluarkan tunas yang cukup panjang. Anda tidak boleh langsung memindahkan bibit lavender ke tempat penanaman. Tunggu hingga bibit tersebut sudah tumbuh hingga tingginya mencapai 5 cm atau mempunyai 2 daun.
  5. Media tanam yang bagus untuk tanaman lavender adalah campuran tanah halus dan pupuk kompos yang basah dengan perbandingan 2:1. Media tanam ini lantas dimasukkan ke dalam pot hingga terisi penuh. Jangan lupa pot sebelumnya harus diberikan alas berupa pecahan genteng atau serabut kelapa sebagai penahan media tanam.
  6. Proses pemindahan bibit lavender dari polybag ke dalam pot harus dilaksanakan dengan hati-hati. Pastikan bagian akar tanaman tidak mengalami kerusakan yang cukup parah. Setiap pot bisa ditanami dengan bibit lavender sebanyak 3-5 bibit.
  7. Perawatan tanaman lavender sebenarnya tidak terlalu sulit. Anda hanya perlu menaruh tanaman ini di tempat yang terkena sinar matahari untuk merangsang pertumbuhan bunga. Biasanya tanaman lavender mulai berbunga ketika usianya sudah mencapai 6-12 bulan.

Perbanyakan Tanaman Lavender dengan Stek Batang

Langkah-langkah pelaksanaan :

  1. Siapkan tanaman lavender yang usianya sudah cukup tua. Pilih cabang tanaman yang kondisinya sehat. Potonglah cabang tersebut menggunakan cutter yang steril.
  2. Rendamlah bagian pangkal dari potongan cabang lavender tadi di dalam cairan ZPT selama 1-3 menit. Tujuannya adalah merangsang pertumbuhan akar sehingga waktunya akan semakin cepat.
  3. Siapkan pot berisi media tanam berupa campuran tanah dan pupuk kandang. Buatlah lubang tanam dengan kedalaman 5-10 cm. Masukkan bagian pangkal dari potongan cabang lavender ke dalam lubang tanam, lalu timbun kembali dengan tanah di sekelilingnya. Hindari menacapkan cabang ke media tanam karena bisa merusak jaringannya.
  4. Taruhlah pot di tempat yang teduh. Jaga tingkat kelembaban media tanam supaya bibit tersebut bisa tumbuh dengan baik.
  5. Kunci sukses menyetek lavender ialah usahakan posisi cabang yang telah ditanamkan ini jangan sampai berubah sedikit Oleh sebab itu, ada baiknya Anda memasang sebilah bambu untuk menahan dan mempertahankan posisi cabang tersebut.