Cara Memperbanyak Anthurium dengan Bonggol dan Anakan

Tanaman anthurium memiliki pesona yang indah sekali. Daya tarik tanaman ini utamanya terletak pada daunnya. Daun anthurium memang nampak begitu menarik. Selain karena bentuknya yang unik, warna daun tersebut juga sungguh memesona. Tidak seperti daun tanaman lainnya yang berwarna hijau polos, tanaman anthurium mempunyai daun yang berwarna-warni. Warna-warna pada daun ini membentuk pola corak yang sungguh menarik. Dijamin Anda pasti akan langsung menyukainya.

Kabar baiknya anthurium merupakan tanaman yang cukup mudah dirawat. Tanaman ini pada dasarnya bisa tumbuh dengan baik di berbagai daerah di Indonesia. Selain menanamnya langsung di tanah, Anda juga dapat menanam anthurium di pot atau polybag. Anda bisa memperbanyak tanaman anthurium dari anakan serta bonggol yang dihasilkannya. Prosesnya sendiri gampang sekali loh. Kalau mau, Anda dapat melakukan perbanyakan tanaman ini sendiri dengan mengikuti panduan sebagai berikut.

Alat dan Bahan :

  • Tanaman anthurium
  • Cutter yang tajam
  • Fungisida
  • Hormon perangsang akar
  • Pakis
  • Sekam bakar
  • Cocopeat

Langkah-langkah :

  1. Siapkan tanaman anthurium yang akan digunakan sebagai pohon indukan. Anda harus memakai tanaman yang telah mempunyai bonggol yang ukurannya cukup besar atau mempunyai anakan tergantung metode perbanyakan yang dipilih. Biasanya tanaman anthurium sudah siap menjadi indukan ketika usianya telah mencapai 6-8 bulan dan memiliki setidaknya 6-8 helai daun.
  2. Keluarkan tanaman anthurium dari media tanamnya. Cucilah batang bagian bawah dan akarnya memakai air mengalir sampai bersih serta bebas dari media tanam.
  3. Siapkan cutter atau pisau pemotong yang tajam. Disarankan untuk mencuci cutter ini terlebih dahulu menggunakan alkohol atau air panas supaya kondisinya steril. Memakai cutter lebih kami anjurkan karena dapat menghasilkan potongan yang lebih tipis dan rapi.
  4. Potonglah bonggol anthurium menjadi 4 bagian, di mana setiap potongannya mempunyai lebar paling tidak 1 cm. Pastikan setiap potongan bonggol ini mempunyai akar. Begitu pula jika Anda ingin memperbanyak anthurium lewat anakannya, Anda bisa memisahkan anakan tersebut dari tanaman indukan.
  5. Bonggol anthurium atau anakan yang sudah dipisahkan dari tanaman induk lantas dapat diolesi fungisida terlebih dahulu untuk menghindari serangan jamur atau cendawan. Setelah diangin-anginkan selama 5-10 menit, Anda bisa merendam bonggol atau anakan anthurium di cairan hormon perangsang pertumbuhan akar.
  6. Rapikan secukupnya akar yang dimiliki oleh potongan bonggol atau anakan anthurium supaya pertumbuhan bibit tanaman lebih optimal. Anda mungkin perlu memotong setengah panjang akar ini.
  7. Siapkan pot yang cukup besar. Masukkan media tanam yang terdiri dari campuran pakis, sekam bakar, dan cocopeat dengan perbandingan 3:1:1. Aduklah bahan-bahan ini agar tercampur rata. Kemudian Anda bisa memasukannya ke pot sampai penuh.
  8. Tanamkan bibit anthurium di tengah-tengah pot. Buatlah lubang tanam terlebih dahulu dengan kedalaman 10-15 cm. Lalu tanamkan bibit di lubang tanam tersebut. Rawatlah bibit anthurium tersebut dengan menyiraminya secara rutin untuk menjaga kelembaban media tanam. Selang dalam kurun waktu 3-4 bulan, tanaman ini sudah memiliki 4-5 helai daun.

Tips dan Trik dalam Memperbanyak Tanaman Anthurium

Agar Anda berhasil melakukan perbanyakan tanaman anthurium, silakan ikuti tips dan trik di bawah ini!

  1. Saat melakukan perbanyakan anthurium memakai bonggolnya, usahakan daun pada bonggol ini tetap dipertahankan dan jangan dibuang. Biarkan daun tersebut tetap melakukan fotosintesis untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
  2. Hindari memotong bonggol anthurium saat kondisi daunnya masih dalam keadaan kuncup. Hal ini disebabkan karena dapat menyebabkan ukuran daun anthurium yang tumbuh akan mengecil sehingga kurang menarik. Potonglah bonggol saat daunnya sudah terbuka sempurna.
  3. Untuk memacu pertumbuhan bonggol anthurium, Anda bisa memberikan hormon tunas pada bonggol bawah serta hormon akar pada bonggol atas. Stock unsur hara pada bonggol bawah lebih banyak sehingga bonggol ini lebih cepat dalam menghasilkan tunas.
  4. Memotong bonggol dari tanaman anthurium yang ditumbuhkan dari biji cukup sulit dilakukan karena batangnya lebih pendek dan memiliki susunan daun yang lebih rapat. Hindari memakai gunting atau pisau. Anda bisa memotongnya dengan cutter yang tajam,