Cara Membuat Pestisida Organik secara Alami

Bagaimana cara membuat pestisida organik secara alami? Pestisida pada dasarnya merupakan racun untuk mematikan binatang-binatang liar yang mengganggu tanaman. Penggunaan pestisida terbukti secara efektif dapat mengendalikan serangan hama, terutama di lahan perkebunan. Jika dibandingkan dengan memberantas hama melalui metode mekanik atau biologi, tentu saja penerapan bahan kimia ini jauh lebih mudah dalam pengerjaannya. Anda cukup menyemprotkan pestisida sesuai dengan dosis yang dianjurkan, maka hama-hama pun akan langsung binasa.

Sayangnya harga pestisida yang dijual di pasaran tergolong cukup mahal. Pemakaian pestisida secara terus-menerus juga tidak baik karena dapat merusak sifat tanah dan kesuburannya. Tanah yang semula kondisinya subur akan menjadi tandus apabila terlalu banyak diberikan pestisida. Oleh sebab itu, sebagai petani kita pun dituntut untuk mencari jalan alternatif bahan pembasmi hama yang ampuh tetapi ramah terhadap lingkungan. Salah satunya ialah pestisida organik yang dibuat menggunakan bahan-bahan alami.

Silakan Anda bisa mencoba membuatnya sendiri dengan mengikuti resep di bawah ini!

Bahan-bahan :

  • Kulit jengkol
  • Umbi gadung
  • Umbi temu ireng
  • Akar tuba
  • Daun pepaya
  • Daun sengon
  • Daun mindri

Cara Membuat :

  1. Semua bahan di atas jumlahnya sama hingga didapatkan berat total 1-2 kg.
  2. Kemudian Anda bisa menumbuk bahan-bahan tersebut sampai halus dan merata.
  3. Setelah itu tambahkan air sebanyak 5 liter, lalu aduk kembali.
  4. Masukkan campuran ini ke dalam wadah tertutup untuk disimpan selama 2-3 hari.
  5. Saring hasil campuran tadi hingga didapatkan air sarinya saja.
  6. Cara pemakaiannya yaitu campurkan 1 liter air sari tersebut dengan 4-5 liter air bersih.
  7. Lalu semprotkan ke tanaman-tanaman budidaya yang terserang hama.

Ramuan pestisida alami di atas sangat efektif untuk mengendalikan serangan hama-hama dari golongan serangga kecil seperti belalang, semut, dan ulat. Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, disarankan melakukan penyemprotan memakai pestisida alami ini setiap tiga hari sekali. Sedangkan aplikasi pada musim penghujan sebaiknya ditambahkan bahan perekat agar ramuan bisa menempel di tanaman lebih lama. Karena komposisinya terdiri dari bahan-bahan alami, maka pestisida organik ini aman bagi tumbuhan serta dapat menjadi pupuk cair organik.