Cara Membuat Baglog Jamur Tiram yang Baik

Bagaimana cara membuat baglog jamur tiram yang baik? Proses pembuatan baglog terbilang gampang-gampang susah. Ini dikarenakan keberhasilan Anda dalam membuatnya sangat dipengaruhi oleh waktu, ketekunan, dan ketelitian pada saat mengerjakan rangkaian proses ini. Walaupun Anda masih pemula tidak menutup kemungkinan baglog yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, bahkan kualitasnya melampaui baglog buatan mereka yang sudah ahli.

Baglog adalah media tanam yang biasanya digunakan untuk membudidayakan jamur. Di samping jamur kuping, ada pula jamur tiram dan jamur merang yang mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi. baglog dibuat dari campuran bahan-bahan dengan perbandingan tertentu. Sebelum digunakan untuk menanam benih jamur, baglog ini perlu disterilkan terlebih dahulu.

Alat-alat yang digunakan :

  • Sekop untuk memudahkan mengambil dan mencampur bahan
  • Ayakan berukuran 0,5 dan 1 cm
  • Wadah untuk menakar jumlah bahan yang dimasukkan ke plastik
  • Ban dalam sebagai pengikat baglog saat dikukus
  • Plastik berukuran 18 x 35 x 0,04 cm sebagai media pembungkus bahan
  • Plastik berbentuk bulat dengan ketebalan minimal 6 cm untuk penutup drum
  • Termometer untuk mengukur suhu
  • Cincing sebagai penutup bagian atas baglog
  • Karet, kapas, koran, atau kain untuk menutupi media tanam

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

  • Serbuk gergaji. Pilih serbuk kayu baru saja digergaji. Hindari serbuk yang mengandung oli. Serbuk gergaji yang paling bagus berasal dari kayu albasia dan kayu-kayu bertekstur lunak lainnya. Sebelum dipakai, serbuk gergaji perlu dilapukkan terlebih dahulu selama 3-4 minggu.
  • Digunakan sebagai bahan penyedia nutrisi bagi jamur. Pilih bekatul yang terbuat dari bahan-bahan organik tanpa tambahan obat-obatan kimia. Bila perlu, tambahkan juga tepung jagung secukupnya ke dalam bekatul ini. Bekatul yang baik masih baru serta tidak berbau apek dan tidak mengandung kutu.
  • Anda bisa menggunakan kapur gamping yang biasanya digunakan untuk mendirikan suatu bangunan.

Langkah-langkah pembuatan :

  1. Buat media tanam dengan cara mencampurkan serbuk gergaji 100 kg, bekatul 20 kg, dan kapur 1-2.5 kg. Pertama-tama, sebarkan serbuk gergaji di atas alas pembuatan yang sudah disiapkan sebelumnya. Kemudian taburkan bekatul dan kapur di atasnya.
  2. Bahan-bahan ini lalu diaduk secara merata menggunakan sekop. Kemudian hasil adukannya disaring memakai ayakan agar hasil campuran yang didapatkan benar-benar halus.
  3. Setelah itu, tambahkan air secukupnya ke dalam campuran bahan-bahan tadi. Campuran dikatakan bagus apabila saat Anda menggenggamnya dengan tangan, campuran ini tetap menggumpal dan tidak pecah. Pengecekan juga bisa dilakukan dengan memasukkan campuran ini ke dalam plastik lalu menimbangnya, di mana bobot plastik tidak boleh lebih dari 1,2 kg.
  4. Setelah semua bahan di atas tercampur rata dengan kandungan air yang tepat, selanjutnya Anda bisa menyaringnya kembali menggunakan ayakan yang berukuran 1 cm. Tujuannya untuk membuat campuran yang dihasilkan memiliki tekstur yang lebih kalis.
  5. Campuran bahan-bahan sebagai media tanam yang telah jadi kemudian dimasukkan ke dalam plastik penanaman. Setelah itu, plastik yang telah berisi bahan ini ditekan menggunakan alat press. Semakin padat struktur media tanam, maka kualitasnya akan semakin bagus. Media yang ditekan hingga penuh memungkinkan panen yang dihasilkannya lebih banyak.
  6. Setelah semua plastik terisi media tanam, lalu pasang cincing pengikat di mulut plastik tersebut. Tahap berikutnya adalah mengukus calon baglog-baglog ini di dalam drum. Hal ini dimaksudkan untuk membuat baglog lebih steril serta membunuh spora dan microba lainnya yang tersimpan di media tanam. Proses pengukusan baglog dilakukan selama 4 jam dihitung mulai suhunya mencapai 90 derajat celsius.
  7. Selesai proses pengukusan, semua baglog diturunkan dari drum pengukus dan diletakkan di ruangan yang bersih. Setelah temperaturnya turun hingga berkisar antara 25-30 derajat celsius, segera berikan benih jamur sebanyak 1 tutup cincin/baglog. Lalu tutup lah permukaan atas baglog ini menggunakan kapas yang higienis.
  8. Langkah berikutnya baglog-baglog yang telah selesai dibuat ini dipindahkan ke ruang inkubasi. Tempatkan baglog pada rak-rak sehingga kapasitas ruangannya lebih besar. Proses inkubasi ini akan memakan waktu kurang lebih 40 hari sampai bibit jamur tiram tumbuh dari baglog.