Cara Memangkas Tanaman Srikaya agar Rajin Berbuah

Apakah Anda mempunyai tanaman srikaya? Anda merasa bingung sendiri karena tanaman ini tak kunjung berbuah padahal Anda yakin kalau usianya sudah cukup? Anda bisa merangsang pohon srikaya tersebut agar lekas berbuah. Salah satu caranya yaitu melakukan pemangkasan. Proses pemangkasan dilakukan dengan memotong sebagian cabang tanaman. Tujuannya agar tumbuh cabang-cabang baru dalam jumlah yang lebih banyak di bekas pemangkasan ini.

Cabang-cabang baru yang tumbuh pada tanaman srikaya mempunyai produktivitas yang lebih baik daripada cabang lama. Di cabang ini nantinya bunga-bunga srikaya akan tumbuh. Semakin banyak jumlah cabang yang dimiliki oleh tanaman, maka semakin besar pula kesempatan bagi tanaman tersebut untuk menumbuhkan bunga. Bunga adalah awal dari pembentukan calon buah. Setelah penyerbukan berhasil, bunga pun akan berkembang menjadi bakal buah.

Proses pemangkasan wajib dilakukan terhadap tanaman srikaya sebab tanaman ini memiliki dominasi apikal yang membuat pertumbuhan ujung pucuk yang tinggi. Tanpa pemangkasan, tanaman tersebut akan terus tumbuh meninggi tanpa percabangan yang cukup. Jumlah cabang yang dimilikinya sedikit sekali. Hal ini mengakibatkan bunga yang seharusnya muncul di ujung cabang juga sedikit. Di sinilah gunanya pemangkasan untuk menghambat dominasi apikal sehingga cabang lateral terbentuk. Kemudian tunas bunga pun akan tumbuh.

Proses pemangkasan tanaman srikaya paling baik dilakukan pada awal musim penghujan. Pada waktu ini, peluang tanaman untuk menumbuhkan bunga dalam jumlah yang banyak jauh lebih besar daripada musim kemarau. Tanaman srikaya umumnya tidak mengalami pertumbuhan selama musim kemarau. Bekal makanan yang dihasilkannya akan disimpan untuk dipakai saat musim penghujan. Itulah mengapa selama musim penghujan pertumbuhan tanaman srikaya menjadi sangat subur.

Bagaimana cara memangkas pohon srikaya?

Anda perlu menggunakan pisau yang tajam dan bersih untuk melakukan pekerjaan. Gunakan pisau ini untuk memotong ranting dihitung dari 2-3 daun di ujung ranting dengan menyisakan sekitar setengah ruas jari tangkai daun. Biasanya 3 hari kemudian, kondisi tangkai daun yang telah dipotong ini akan mengering lalu rontok dengan sendirinya. Disarankan untuk memberi pupuk NPK sebanyak 1,5 sendok makan agar tunas cepat muncul. Setelah itu, tumbuhlah tunas baru yang disusul kemunculan bakal bunga dari bekas potongan tangkai daun ini.

Tanaman srikaya mempunyai bunga dengan waktu matang putik dan benang sari yang tidak bersamaan. Akibatnya potensi penyerbukan bunga pun rendah. Anda harus memberikan perlakuan untuk mendukung proses penyerbukan bunga srikaya. Caranya dengan memotong kuncup bunga menggunakan gunting agar masa putik dibuahi menjadi lebih lama sehingga bisa menunggu kondisi benang sari matang dengan sempurna. Pemotongan dilakukan setengah dari panjang bunga agar tidak merusak putik dan benang sari itu sendiri.