Cara Melakukan Stek Batang Tanaman Tebu

Bagaimana caranya stek batang tebu yang benar? Tebu dikenal sebagai tanaman penghasil gula pasir yang biasa kita konsumsi sehari-hari. Bagian tanaman ini yang menjadi bahan baku dalam proses pembuatan gula adalah batangnya. Biasanya batang tebu yang memiliki garis tengah sekitar 3-5 cm sudah layak untuk diangkut ke pabrik. Batang tebu tersebut lantas diproses lebih lanjut menggunakan mesin press untuk mengeluarkan air sarinya.

Faktanya budidaya tebu kurang diminati oleh para petani di Indonesia. Meskipun proses penanaman dan perawatannya mudah, tetapi dibutuhkan tanaman tebu dalam jumlah yang banyak agar kita bisa merasakan keuntungannya. Ini artinya budidaya tebu harus dilakukan di lahan yang cukup luas. Lahan dengan ukuran yang terbatas sebaiknya membudidayakan tanaman lain yang mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi.

Tebu termasuk tumbuhan yang gampang ditanam. Perawatannya pun cukup mudah tidak jauh berbeda dengan memelihara tanaman bambu atau rumput hias. Untuk mendapatkan hasil yang bagus, Anda bisa menanam tebu dari bijinya yang bisa dibeli di www.tokotanaman.com. Tapi kalau kebetulan Anda mempunyai batang tebu yang kondisinya masih segar, Anda pun dapat menanamnya langsung memakai teknik stek batang.

Di bawah ini panduan langkah-langkah melakukan stek batang pada tanaman tebu.

Alat dan Bahan :

  • Batang tebu
  • Pisau sabit
  • Air
  • Zat perangsang tumbuh
  • Wadah
  • Polybag
  • Tanah
  • Sekam
  • Pupuk kompos
  • Cetok

Proses Pengerjaan :

  1. Ambil batang tebu yang usianya sudah cukup tua. Potong bagian pangkalnya menggunakan pisau sabit dengan arah menyerong. Anda harus memakai pisau sabit yang tajam dan steril.
  2. Tuangkan air ke dalam wadah hingga tingginya mencapai 5-8 cm. Lalu tambahkan zat perangsang tumbuh secukupnya. Rendam bagian pangkal tebu di cairan tersebut selama 1-2 jam.
  3. Zat perangsang tumbuh bisa Anda beli di toko pertanian terdekat. Jika Anda kesulitan mendapatkannya, silakan pesan saja secara online di www.tokotanaman.com. Anda juga bisa memakai tumbukan bawang merah sebagai alternatifnya.
  4. Sembari menunggu proses perendaman batang tebu, Anda dapat membuat media tanam. Campurkan tanah, sekam, dan pupuk kompos dengan perbandingan 2:1:1. Lalu masukkan hasil campuran ini ke polybag.
  5. Buatlah lubang tanam di polybag dengan kedalaman sekitar 5-8 cm. Tanamkan batang tebu ke dalam lubang tersebut. Setelah itu, Anda bisa menyiraminya memakai air secukupnya untuk melembabkan media tanam.
  6. Letakkan polybag yang telah ditanami batang tebu di tempat yang banyak mendapatkan sinar matahari. Untuk perawatannya, Anda hanya perlu memastikan kondisi media tanam tidak terlalu kering.
  7. Dalam kurun waktu 5-7 hari biasanya batang tebu tadi akan menumbuhkan tunas baru. Hal ini menandakan kalau proses stek batang yang Anda lakukan telah berhasil. Silakan rawat tanaman tersebut supaya tumbuh besar.