Ayo Menanam Kangkung di Gelas Plastik

Anda mungkin suka memakan sayuran kangkung? Sayuran yang satu ini memang memiliki rasa yang begitu lezat. Ada berbagai menu masakan yang bisa dibuat dari kangkung. Di antaranya yaitu tumis kangkung, pecel kangkung, atau urap kangkung. Sayuran kangkung mempunyai cita rasa yang sungguh mantap. Tentu akan jauh lebih mantap lagi jika kangkung tersebut dipetik dari kebun Anda pribadi. Yap, Anda bisa menanam kangkung sendiri.

Jangan jadikan alasan tidak mempunyai lahan yang luas menjadi penyebab Anda tidak dapat menanam kangkung. Sebab tanaman kangkung tidak membutuhkan tempat yang luas. Ukuran tanamannya yang kecil dan waktu panennya yang singkat membuat kangkung bisa ditanam di tempat manapun. Bahkan Anda pun dapat menanam tumbuhan ini di dalam gelas plastik bekas kemasan air mineral. Hasilnya tidak kalah dengan kangkung yang langsung ditanam di tanah loh.

Selain bisa menghemat tempat, pemakaian gelas plastik sebagai wadah penanaman kangkung juga akan mempermudah Anda dalam merawatnya. Ini merupakan solusi yang paling tepat untuk bercocok tanam di lingkungan perkotaan.

Bahan-bahan yang dibutuhkan :

  • Benih kangkung
  • Tanah
  • Pupuk kandang
  • Sekam padi
  • Kapas
  • Air
  • Gelas plastik

Alat-alat yang digunakan :

  • Paku
  • Cetok
  • Mangkuk
  • Pinset

Langkah-langkah penanaman :

  1. Menyemai Benih Kangkung

Menanam kangkung yang paling menguntungkan dari benihnya. Benih ini berupa biji yang siap untuk ditanam. Anda bisa membeli benih kangkung di www.tokotanaman.com. Benih kangkung lantas direndam di air hangat selama 8-10 jam. Kemudian siapkan tempat penyemaian berupa kapas yang disusun di dalam mangkuk. Lalu dibasahi dengan sedikit air. Setelah itu, letakkan biji-biji kangkung di atas kapas yang basah. Letakkan mangkuk ini di tempat yang gelap. Durasi waktu penyemaian sekitar 3-5 hari.

  1. Menyiapkan Tempat Penanaman

Di sini kita akan menggunakan gelas plastik sebagai tempat penanaman untuk menggantikan pot dan polybag. Anda bisa mendaur ulang gelas plastik bekas kemasan air mineral. Kami sarankan untuk mengecat permukaan gelas ini memakai cat berwarna hitam untuk melindungi akar nantinya agar tidak terbakar sinar matahari. Lalu buatlah beberapa lubang di bagian dasar gelas sebagai saluran air supaya kondisi media tanam tidak terlalu basah ketika disiram atau terkena air hujan.

  1. Menyiapkan Media Tanam

Media tanam yang paling cocok digunakan untuk menanam kangkung yaitu campuran antara tanah, sekam padi, dan pupuk kandang. Adapun perbandingan campuran bahan-bahan yang kami sarankan yaitu 2:2:1. Tanah yang digunakan wajib dibersihkan terlebih dahulu dari sampah, kotoran, dan batu-batu yang terkandung di dalamnya. Aduklah bahan-bahan ini sampai tercampur rata. Kemudian masukkan ke dalam gelas plastik hingga 3/4 dari total volumenya. Selanjutnya biarkan media tanam ini selama 3-5 hari.

  1. Menanam Kecambah Kangkung

Pantau terus perkembangan kecambah kangkung yang sedang Anda semai. Jikalau benih kangkung sudah mempunyai akar yang cukup panjang, Anda bisa menanamnya. Proses penanaman kecambah kangkung di media tanam sebaiknya dilakukan pada pagi hari. Anda bisa membuat lubang tanam terlebih dahulu. Lalu ambil kecambah kangkung di wadah persemaian memakai pinset dengan hati-hati. Tanamkan kecambah ini ke dalam lubang tanam, kemudian timbun memakai tanah di sekitarnya. Ada baiknya setiap gelas plastik cukup ditanami 1 bibit kangkung agar dapat tumbuh secara maksimal.

  1. Merawat Tanaman Kangkung

Agar tumbuh subur, kangkung perlu ditanam di tempat terbuka sehingga tanaman ini bisa mendapatkan sinar matahari secara maksimal. Anda bisa mengaplikasikan teknik penanaman dengan metode vertical garden untuk memaksimalkan penggunaan lahan yang tersedia. Setiap hari tanaman perlu disiram air secukupnya. Anda juga bisa menyiram tanaman kangkung memakai air bekas cucian beras. Jika Anda melihat ada gulma yang tumbuh atau hama yang menyerang tanaman, maka segeralah ambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya.

  1. Memanen Sayuran Kangkung

Kangkung merupakan tanaman yang memiliki usia pendek. Maklum saja, sebagai sayuran, kangkung harus dipanen ketika masih muda supaya rasanya lebih enak. Jika Anda terlambat memanen kangkung atau menunggu sampai usianya tua, kangkung tersebut memiliki tekstur yang keras, alot, dan kering sehingga kurang enak dimasak. Biasanya kangkung yang telah berumur 30-45 hari sudah bisa dipanen. Pemanenan dilakukan dengan mencabut tanaman kangkung satu per satu. Anda bisa langsung menanam kecambah kangkung yang baru lagi di gelas plastik tersebut.