Agar Lidah Mertua Tumbuh Subur, Ini Rahasianya

Lidah mertua (Sanseviera) disukai oleh banyak pencinta tanaman hias berkat keindahan yang dimilikinya. Tanaman ini mempunyai daun yang menarik sekali. Daunnya memanjang dengan ujung yang runcing serta berwarna cerah. Hampir semua bagian tanaman ini merupakan daun. Ada yang berwarna hijau polos, hijau kekuningan, hijau dengan garis kuning, hijau keperakan, hijau belang-belang hitam, hijau dengan corak putih, dan masih banyak lagi.

Sebenarnya tidak sulit kok untuk menanam lidah mertua. Sama seperti tanaman sukulen yang lain, Sanseviera memiliki kemampuan bertahan hidup yang sangat baik. Tanaman ini sanggup beradaptasi dengan cepat terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya. Anda juga tak perlu repot dalam merawatnya. Cukup dengan perhatian yang sedikit saja, asalkan dilakukan dengan baik dan benar, maka tanaman ini akan tumbuh subur.

Beberapa bentuk perawatan terhadap tanaman lidah mertua yang kami sarankan yaitu :

Kiat 1. Gunakan Media Tanam yang Tepat

Karena mempunyai daya tahan yang tangguh sekali, Anda bisa menggunakan berbagai media tanam untuk menanam tumbuhan lidah mertua. Syarat utamanya yaitu media tanam tersebut harus bersifat porous. Artinya media tanam ini tidak menahan air, tapi justru memungkinkan air bisa mengalir melalui pori-porinya dengan lancar. Agar lidah mertua yang Anda tanam bisa tumbuh subur, silakan Anda memakai media tanam dari campuran pasir malang dan sekam padi dengan perbandingan 3:1.

Kiat 2. Biarkan Tanaman Mendapatkan Sinar

Setiap tanaman mempunyai karakteristik yang bermacam-macam. Salah satu sifat dasar lidah mertua yaitu tanaman ini sangat menyukai sinar matahari. Bahkan sinar alami ini telah terbukti dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman lidah mertua secara langsung. Lidah mertua yang bisa mendapatkan sinar matahari dengan maksimal akan tumbuh lebih subur. Daunnya besar dan panjang serta warnanya pun tampak cerah. Hal ini dikarenakan tanaman tersebut mampu melaksanakan proses fotosintesis dengan baik.

Kiat 3. Siram 2-3 Hari Sekali Saja

Tidak semua tanaman membutuhkan air yang banyak untuk mendukung kehidupannya. Lidah mertua merupakan salah satu contoh tanaman yang kurang begitu menyukai air. Sebagaimana tanaman kaktus atau sukulen lainnya, lidah mertua yang mendapatkan air terlalu banyak justru akan menyebabkan akarnya membusuk. Jadi disarankan kepada Anda untuk tidak menyirami tanaman ini setiap hari, terutama bila Anda menanamnya di pot. Siramlah tanaman ini sekitar 2-3 hari sekali saja menggunakan air secukupnya.

Kiat 4. Berikan Pupuk NPK Sebulan Sekali

Bisa Anda perhatikan dengan baik bahwa hampir seluruh bagian tubuh tanaman  lidah mertua merupakan daun. Di bawahnya cuma ada sedikit batang dan akar yang panjang. Agar tanaman ini dapat tumbuh dengan subur, Anda harus memberikan nutrisi yang tepat kepada daun lidah mertua. Anda bisa memberikan pupuk NPK yang notabene mempunyai manfaat yang sangat besar bagi pertumbuhan daun. Berikan pupuk ini setiap 1 bulan sekali. Larutkan butiran-butiran pupuk NPK dengan air sesuai dosis anjuran sebelum diberikan ke tanaman.

Kiat 5. Basmi Segera Hama yang Menyerang

Salah satu hama penting bagi lidah mertua adalah kutu putih. Hama ini biasanya menyerang secara bergerombol. Hama ini akan hinggap di bagian belakang daun, kemudian menyerap kandungan air yang terdapat di dalam daun lidah mertua. Akibatnya daun menjadi mengerut dan pertumbuhannya pun melambat. Bahkan tidak jarang daun tersebut mengering dan mati. Untuk mengendalikannya, Anda bisa memakai air deterjen yang dioleskan di permukaan daun secara merata. Dijamin semua kutu putih yang terkena air deterjen akan langsung mati.