Agar Cepat Berbuah, Begini Cara Merawat Jeruk Nipis

Senang sekali rasanya kalau ada tanaman jeruk nipis di rumah. Apalagi bagi Anda yang suka dengan minuman jeruk nipis. Air sari jeruk nipis memang biasa digunakan untuk membuat minuman yang segar, nikmat, dan menyehatkan. Anda bisa memakainya untuk membuat minuman jeruk nipis yang panas maupun dingin. Kalau mempunyai tanaman jeruk nipis sendiri, Anda bebas membuatnya kapan saja sepuas-puasnya.

Lantas, Anda pun mencoba menanam jeruk nipis di pekarangan rumah. Anda bisa membeli bibitnya di www.tokotanaman.com. Harga bibit jeruk nipis di tempat kami termasuk murah jika dibandingkan dengan toko tanaman yang lainnya. Kami menjual bibit jeruk nipis hasil dari cangkok atau okulasi. Tinggi tanaman sudah mencapai lebih dari 30 cm sehingga mudah untuk ditanam kembali. Anda bisa mengikuti petunjuk yang terlampir.

Setelah berhasil menanam jeruk nipis, Anda harus merawatnya dengan baik. Perawatan ini akan mempengaruhi pertumbuhan tanaman jeruk nipis Anda yang selanjutnya. Tanaman jeruk nipis yang dirawat dengan baik akan cepat tumbuh besar. Tanaman tersebut juga akan cepat menghasilkan buah. Selain itu, jumlah buah yang mampu ditumbuhkannya pun melimpah kalau Anda merawatnya dengan tepat.

Di bawah ini tata cara dalam merawat tanaman jeruk nipis sehingga tanaman tersebut cepat menghasilkan buah!

Pastikan Mendapat Sinar Matahari

Tanaman jeruk nipis termasuk tumbuhan yang sangat menyukai sinar matahari. Pertumbuhan tanaman ini akan semakin subur apabila bisa memperoleh pancaran dari sinar mentari secara langsung. Oleh karena itu, kami sarankan Anda menanamnya di tempat yang terbuka dan bebas dari pohon naungan. Jika sinar matahari yang didapatkan tanaman ini masih kurang maksimal, Anda bisa memangkas pepohonan yang tumbuh di sekitar tanaman tersebut.

Siramilah Tanaman Setiap Hari

Pada musim penghujan, Anda tidak perlu menyirami tanaman jeruk nipis. Kebutuhan airnya sudah terpenuhi oleh air hujan yang membasahi tanaman. Mungkin Anda hanya perlu menyirami tanaman ini sesekali saja kalau tidak turun hujan dalam waktu yang cukup lama. Sedangkan di musim kemarau, tanaman jeruk nipis wajib disiram setiap hari mengingat kebutuhan airnya cukup besar. Siramilah pada bagian batang dan daunnya sekaligus untuk membersihkannya.

Lakukan Pemupukan Susulan

Agar bisa menghasilkan buah, tanaman jeruk nipis harus mempunyai cadangan makanan yang cukup. Cadangan makanan yang tersimpan di dalam tubuhnya ini lantas akan diolah menjadi buah sebagai media perkembangbiakkan secara alami. Tanaman jeruk nipis harus memperoleh zat hara yang cukup banyak supaya mempunyai simpanan makanan yang banyak. Anda bisa memberinya makanan berupa pupuk. Lakukan pemupukan ulang secara berkala agar tanaman ini bisa mencukupi kebutuhannya.

Bersihkan Gulma di Lahan

Pastikan air dan pupuk yang Anda berikan dapat diserap secara optimal oleh tanaman jeruk nipis. Jangan biarkan ada gulma yang tumbuh di sekitar tanaman tersebut. Gulma ini dapat menjadi pesaing bagi tanaman jeruk nipis dalam memperoleh air, pupuk, udara, bahkan sinar matahari. Gulma mencakup semua tanaman yang tumbuh di sekitar pohon jeruk nipis yang keberadaannya tidak diharapkan. Termasuk pula rumput, teki-tekian, dan ilalang. Lakukan penyiangan gulma setidaknya seminggu sekali.

Lakukan Pemangkasan Cabang

Kenyataannya adalah tidak semua cabang tanaman jeruk nipis mampu menghasilkan buah. Hanya cabang-cabang yang produktif saja yang bisa menumbuhkan buah jeruk nipis. Cabang tanaman yang produktif memiliki ciri-ciri yaitu kondisinya sehat, warnanya kehijau-hijauan, dan pertumbuhannya ke arah atas. Sedangkan cabang yang tidak produktif mencakup semua cabang yang kondisinya tidak sehat, kering, tua, berpenyakit, terserang hama, serta arah pertumbuhannya melintang. Sebaiknya pangkaslah cabang yang tidak produktif ini sehingga nanti akan tumbuh cabang baru yang lebih produktif.

Kendalikan Hama dan Penyakit

Anda harus merawat tanaman jeruk nipis secara rutin. Pasalnya tanaman ini termasuk sangat rentang diserang oleh hama dan penyakit. Ada cukup banyak hama serta penyakit yang dapat menyerang tanaman jeruk nipis sehingga menyebabkan pertumbuhannya menjadi tidak normal, pertumbuhannya terhambat, mengalami kerdil, mengering, tidak menghasilkan buah, atau bahkan mematikannya. Anda harus melakukan upaya pengendalian dengan tepat ketika melihat adanya gejala-gejala awal serangan hama/penyakit yang menyerang tanaman jeruk nipis.

Dengan menerapkan kiat-kiat di atas, kami harap tanaman jeruk nipis Anda akan tumbuh secara normal. Sehingga nantinya tanaman tersebut akan lebih cepat dalam menghasilkan buah.