Agar Adenium Bercabang Banyak, Ini Rahasianya!

Tanaman adenium dikenal pula dengan sebutan kamboja jepang. Ini merupakan tanaman hias yang sangat indah. Keindahan tanaman adenium tercipta secara alami. Daya tarik utamanya terletak pada bentuk tanaman ini yang menyerupai bonsai. Pesona tanaman ini semakin indah dengan bunga yang dimilikinya. Bunga adenium berbentuk seperti bunga terompet. Warnanya ada yang merah, pink, ungu, putih, bahkan hitam.

Pada dasarnya, tanaman adenium sudah mempunyai postur yang sangat indah. Tanaman ini begitu menarik dengan bentuknya yang menyerupai pohon kamboja, tetapi dengan ukuran yang kerdil. Sehingga tanaman adenium seolah-olah merupakan bonsai kamboja. Biasanya tanaman ini akan terlihat semakin indah manakala memiliki cabang yang banyak. Semakin banyak jumlah cabang tersebut, maka semakin indah pula pesonanya.

Untuk merangsang tanaman adenium supaya banyak menghasilkan cabang, Anda dapat melakukan pemangkasan batang. Hati-hati ketika memangkas batang adenium. Kalau salah, bukan tidak mungkin tanaman ini akan mati. Anda bisa mengikuti panduan di bawah ini untuk melakukan pemangkasan tanaman adenium dengan tepat.

  1. Pastikan Kondisi Tanaman Bugar

Pemangkasan tanaman adenium tidak boleh dilakukan serta merta. Anda perlu mengecek kondisi tanaman terlebih dahulu. Pemangkasan hanya boleh diterapkan pada tanaman yang sehat. Jangan pernah sekali-kali memangkas adenium yang tampak layu atau sedang sakit. Ciri-ciri tanaman adenium yang sehat dan bugar di antaranya memiliki bonggol yang keras dan padat, lapisan kulit arinya merekah, warna daun hijau segar, serta daunnya tampak mengkilap.

  1. Siapkan Peralatan yang Digunakan

Memangkas adenium tidak sesederhana yang Anda bayangkan. Agar peluang tingkat keberhasilannya tinggi, Anda harus melakukan persiapan secara matang. Setelah Anda menyiapkan bahan berupa tanaman adenium yang layak untuk dipangkas, selanjutnya siapkan peralatan untuk mendukung pekerjaan ini. Anda membutuhkan gunting pangkas atau cutter yang tajam. Sterilkan alat tersebut dengan merendamnya di alkohol atau air panas. Kemudian Anda juga memerlukan fungisida untuk mencegah serangan jamur/cendawan pada bekas pemangkasan.

  1. Potong Pada Bagian yang Tepat

Lakukan pemangkasan tanaman pada posisi yang tepat agar tumbuh cabang-cabang baru dari sana serta hasilnya pun bagus. Jangan pernah memotongnya sembarangan. Perlu Anda ketahui, cabang baru hanya akan tumbuh dari bekas tumbuhnya daun adenium. Jadi jumlah titik bekas daun ini akan menentukan jumlah tunas baru yang nantinya akan keluar. Lakukan pemangkasan batang di atas titik-titik bekas daun tersebut sejauh 5-10 mm. Usahakan jarak potongnya jangan terlalu jauh karena peluang tumbuhnya akan kecil.

  1. Belah Batang untuk Memaksimalkan

Ini merupakan langkah opsional untuk membuat penampilan cabang baru yang tumbuh seolah-olah merupakan cabang adenium yang tumbuh secara alami, bukan paksaan Anda. Triknya yaitu Anda perlu membelah batang adenium menjadi beberapa bagian sesuai jumlah titik bekas daun yang akan tumbuh. Belahlah batang tersebut sejauh 10-15 mm. Hati-hati saat membelahnya supaya tidak terputus. Pastikan setiap belahan ini mempunyai satu mata tunas.

  1. Semprotkan Fungisida Secukupnya

Selesai Anda memotong dan membelah batang tanaman adenium, langkah berikutnya ialah Anda perlu mengaplikasikan fungisida ke bekas potongan tersebut. Jamur dan bakteri dapat menyerang bekas potongan pada tanaman adenium setiap saat. Kalau dibiarkan, serangan tersebut akan mengakibatkan batang tanaman menjadi busuk. Anda harus mengendalikannya dengan mengaplikasikan fungisida pada bekas potongan ini.