6 Faktor Penyebab Kegagalan Saat Mencangkok Tanaman

Memperbanyak tanaman dapat dilakukan dengan berbagai metode. Ada metode secara alami yang dilakukan memakai biji. Ada pula metode perbanyakan tanaman secara vegetatif. Salah satunya yaitu mencangkok. Pada dasarnya, mencangkok bertujuan untuk menumbuhkan akar pada bagian batang tanaman dengan memberikan rangsangan-rangsangan tertentu. Batang yang sudah mempunyai akar tersebut dapat dipisahkan dari induk untuk ditanam sendiri.

Mencangkok tanaman memang cukup mudah dilakukan serta mempunyai peluang keberhasilan yang tinggi. Namun jika Anda tidak teliti dalam mencangkok, maka upaya tersebut tak akan berhasil. Batang yang tengah Anda cangkok tidak kunjung menumbuhkan akar. Malahan kondisi batang tersebut lama-kelamaan justru membusuk. Anda pun bingung sendiri mengapa kondisi buruk ini terjadi. Kira-kira apakah penyebabnya ya? Mengapa Anda bisa sampai gagal?

Nah, berikut ini faktor-faktor utama yang menyebabkan kegagalan dalam mencangkok tanaman, antara lain :

Faktor 1. Salah dalam Memilih Batang

Mencangkok tanaman memang hanya dapat dilakukan pada batangnya. Akan tetapi, tidak semua batang tanaman bisa dicangkok. Syarat utamanya yaitu batang yang hendak dicangkok harus mempunyai usia yang sudah cukup. Artinya kondisi batang tersebut tidak terlalu muda atau terlalu tua. Namun sulit bagi kita untuk mengetahui umur batang secara tepat. Anda bisa memperhatikan penampilan batang tersebut untuk mengidentifikasinya. Batang yang sudah cukup tua memiliki warna cokelat gelap.

Tekstur batang yang ideal juga masih cukup lentur. Jika tekstur batang tersebut kaku artinya sudah terlalu tua. Lalu Anda bisa memperhatikan ukuran diameter batang. Idealnya, batang yang akan dicangkok memiliki diameter sekitar 3 mm sampai 50 mm tergantung jenis tanamannya. Batang yang diameternya kurang dari 3 mm menandakan usianya masih terlalu muda. Sedangkan jika diameter batang tersebut lebih dari 5 cm berarti sudah terlalu tua. Baik batang yang masih muda maupun sudah terlalu tua sama-sama tidak bisa menumbuhkan akar.

Faktor 2. Lapisan Kambium Belum Dibersihkan

Proses pencangkokan bertujuan untuk merangsang tumbuhnya akar dari batang tanaman. Akar ini umumnya akan tumbuh dari lapisan kayu yang ada di dalam batang. Anda harus membersihkan lapisan kulit dan lapisan kambium yang menyelubungi lapisan kayu terlebih dahulu. Kerjakan dengan hati-hati, dan pastikan lapisan kambium yang menutupi lapisan kayu sudah dibersihkan dengan tuntas. Sebab jika lapisan kambium ini masih ada, maka sulit bagi akar untuk dapat tumbuh.

Faktor 3. Jaringan Tapis Sudah Rusak

Hati-hati pada saat mengupas lapisan kulit pada batang serta membersihkan lapisan kambium di permukaannya. Anda harus menggunakan pisau yang tajam dan steril agar tak menimbulkan kerusakan. Selain itu, Anda juga perlu mengupayakan supaya mata pisau yang digunakan tidak merusak jaringan tapis pada batang tersebut. Kecerobohan atau tidak hati-hati saat mengulit batang dapat merusak jaringan tapis pada batang sehingga tidak mampu menumbuhkan akar.

Faktor 4. Media Tanam Telah Rusak

Media tanam yang Anda gunakan akan mempengaruhi keberhasilan Anda dalam mencangkok tanaman. Ada berbagai pilihan media tanam yang dapat digunakan. Misalnya yaitu tanah, sabut kelapa, coco peat, peat moss, dan sekam padi. Jika Anda menggunakan tanah, pakailah tanah yang diambil dari kedalaman lebih dari 40 cm supaya bersih dan steril. Ikatlah media tanam ini di dalam plastik dengan kencang. Jangan sampai media tanam ini rusak atau hancur berantakan karena dapat menyebabkan pencangkokan gagal.

Faktor 5. Media Tanam Terlalu Basah/Kering

Gunakan media tanam yang porous untuk keperluan mencangkok sebuah tanaman. Arti dari porous ini adalah media tanam tersebut tidak menahan air, melainkan mampu mengalirkan air yang telah Anda siramkan. Selama proses pencangkokan berlangsung, media tanam cangkok memang tetap harus disiram supaya tidak mengering. Tapi Anda harus tetap mengontrol kelembaban media tanam tersebut agar tidak terlalu lembab. Sebab media tanam yang terlampau basah justru akan mengakibatkan batangnya membusuk.

Faktor 6. Batang yang Dicangkok Tidak Dirawat

Batang yang sedang dicangkok memang harus dirawat dengan baik. Tujuan utamanya yaitu mengontrol kondisi kelembaban media tanam tersebut serta menjaganya agar tidak rusak. Caranya dengan melakukan penyiraman secara rutin supaya kondisi media tanam tidak mengering. Selain itu, Anda juga perlu melubangi plastik pembungkus media tanam untuk mencegah kondisi media tanam tersebut menjadi terlalu basah. Pastikan pula plastik pembungkus ini terikat dengan kuat pada batang tanaman sehingga posisinya stabil dan tidak rusak.