6 Cara Memilih Bibit Buah Tin untuk Pemula

Pohon buah tin termasuk salah satu tanaman legendaris di dunia. Namanya bahkan diabadikan di dalam Al Quran. Jika dilihat dari asal usulnya, pohon tin berasal dari Asia Barat hinga Afrika Utara. Bukti ini pun diperkuat oleh penamaan varietas tin yang didominasi oleh nama-nama negara di kawasan ini. Kendati bukan berasal dari Indonesia, faktanya tanaman tin bisa tumbuh subur di sini. Bahkan kini banyak petani lokal yang tertarik untuk membudidayakan tanaman tin.

Anda juga mungkin tertarik menanam pohon tin sendiri? Silakan Anda dapat membeli bibitnya di online store kami yang beralamat di www.tokotanaman.com. Kami menyediakan berbagai jenis bibit tin siap tanam yang bisa Anda pilih sesuai selera dan kebutuhan. Alternatif lainnya Anda juga bisa membeli bibit tin ini di toko-toko tanaman yang ada di daerah Anda. Tetapi usahakan Anda memilihnya sendiri supaya tidak terkena tipuan serta bujuk rayu dari oknum penjual bibit yang nakal.

Yuk, ikuti kiat-kiat dalam memilih bibit buah tin di bawah ini agar Anda berhasil mendapatkan bibit yang kualitasnya unggul!

Kenali Varietas Tin dari Daunnya

Tahukah Anda, tanaman tin mempunyai beragam jenis? Misalnya yaitu green yordan, brown turkey, red lebanon, blue giant, dan masih banyak lagi. Menariknya setiap jenis buah tin ini memiliki buah dengan karakteristik yang berbeda-beda. Bagaimana cara mengenali jenis tin ketika belum berbuah? Gampang banget.

Anda bisa mengidentifikasi melalui bentuk daunnya. Jika dilihat dari kejauhan, daun tin memang selalu terlihat sama. Tapi bila Anda melihatnya lebih dekat lagi, terlihat perbedaannya. Ada daun yang bentuknya lebih kurus, lebih panjang, membulat, menjari tiga, menjari lima, dan lain-lain. Anda dapat memperhatikan gambar di atas untuk mengenali beberapa jenis di antaranya.

Disarankan Memilih Bibit Cangkok

Terdapat berbagai cara yang bisa dilakukan untuk memperbanyak pohon tin. Di antaranya yaitu melalui cangkok dan stek batang. Sehingga para penjual pun biasa menjajakan bibit buah tin cangkok serta bibit berupa cutting batang tin yang siap tanam. Bagi Anda yang masih pemula, kami sarankan belilah bibit tin cangkok.

Walaupun harganya lebih mahal, tapi bibit ini lebih mudah ditanam dan peluang keberhasilan tumbuhnya lebih tinggi. Kalau mau bibit tin cangkok yang harganya agak miring, Anda bisa membeli bibit dari fresh cangkok. Ini merupakan bibit yang baru turun dari cangkok. Bibit tersebut baru saja dipotong dari tanaman induk sehingga harganya lebih murah.

Beli Bibit yang Telah Disambung Loa

Bibit tin yang paling baik ialah bibit tin yang sudah disambung dengan tanaman loa. Karena sama-sama tergolong di genus Ficus, tin bisa disambung dengan loa. Tujuan penyambungan ini yaitu memperkuat akar pohon tin sehingga lebih tahan terhadap genangan air.

Seperti kita tahu, tanaman tin berasal dari daerah yang kering yang memiliki kondisi berbanding terbalik dengan alam di Indonesia. Jadi wajar saja bila akar tin tak tahan air. Akar tersebut mudah membusuk jika tergenangi air dalam waktu cukup lama. Dengan menyambungnya di pohon loa, masalah ini langsung teratasi. Tetapi harga bibit tin yang sudah disambung loa memang lumayan mahal. Jika mau, Anda bisa menyambungnya sendiri.

Mau Murah? Beli Bibit dari Stek

Kalau Anda mau mendapatkan bibit buah tin yang banyak dengan harga yang tidak terlalu tinggi, belilah bibit tin dari stek. Umumnya bibit ini berupa cutting batang tin yang baru saja dipisahkan dari induknya. Batang tin memang cukup mudah ditanam.

Perbanyakan pohon tin melalui teknik stek batang memiliki beberapa keunggulan. Di antaranya yaitu perbanyakan lebih cepat, modalnya sedikit, tidak merusak tanaman induk, dan tanaman induk bisa tumbuh secara normal. Saat membeli bibit cutting stek batang tin, pilihlah batang yang memiliki diameter minimal seukuran spidol besar serta mempunyai paling tidak 3 mata tunas.

Pilih yang Sudah Ada Buahnya

Bagi Anda yang penasaran dengan buah tin sebaiknya Anda beli saja bibit tin yang sudah mempunyai buah. Belilah bibit tin yang cukup besar serta memiliki beberapa buah di batangnya. Buah-buah tin ini biasanya tumbuh di atas bagian ketiak daun. Adanya buah di bibit tersebut akan semakin mempertegas varietas aslinya.

Sehingga Anda benar-benar memperoleh varietas bibit tin yang diinginkan. Kelebihan lainnya yaitu Anda bisa menikmati buah tin secara gratis dalam beberapa bulan ke depan. Tentunya trik ini sangat menguntungkan mengingat harga buah tin di pasaran memang mahal sekali.

Pastikan Kondisi Bibit Tin Sehat

Anda juga wajib memilih bibit tin yang kondisinya sehat untuk dibeli. Jangan pernah membeli bibit buah tin yang berpenyakit meski penjual memberikan diskon khusus. Selain perawatannya lebih rumit, bibit tersebut juga dapat menularkan penyakitnya ke tanaman-tanaman yang lain di rumah Anda. Perhatikan dengan baik kondisi bibit yang hendak dibeli dari bagain batang bawah sampai pucuk daun paling atas.

Ciri-ciri bibit buah tin yang sehat dan bagus dapat diketahui dari pertumbuhannya yang subur, tidak ada luka, tidak ada sesuatu yang aneh di batangnya, tidak ada kutu di pucuk daun, mempunyai cabang yang banyak, tanaman tidak kerdil, dan bentuk daunnya tidak keriput. Perlu diketahui, kini ada pohon tin yang berjenis variegata dengan warna buah, daun, hingga batang yang belang-belang. Jadi warna daun dan bentuk daun tidak bisa menjadi patokan dalam mengidentifikasi kesehatan bibit buah tin.