5 Langkah Panduan Menanam Biji Bunga Matahari

Apa jenis bunga yang paling Anda sukai? Mungkin salah satunya yaitu bunga matahari? Bunga matahari memang mempunyai pesona yang luar biasa indah. Ukuran bunganya begitu besar sehingga membuat kita merasa puas saat memandanginya. Perpaduan antara bentuk tanaman dan kelopak bunganya yang bercampur secara harmonis menciptakan kesan yang mendalam. Keindahan sederhana yang sungguh sempurna.

Tahukah Anda, bunga matahari berkembang biak secara generatif melalui biji. Biji tanaman ini umumnya terdapat di bagian tengah bunganya. Biji bunga matahari biasa kita konsumsi yang disebut kuaci. Namun kita tidak bisa menanam kuaci tersebut karena bagian lembaga yang ada di dalamnya sudah mati akibat proses pemasakan. Anda harus memakai biji bunga matahari yang masih segar kalau ingin menanamnya menjadi tumbuhan.

Berikut ini langkah-langkah menanam biji bunga matahari supaya berhasil!

Langkah 1. Merendam Biji di Air Hangat

Sebaiknya biji bunga matahari tidak langsung ditanam di tanah, melainkan direndam terlebih dahulu di dalam air hangat. Tujuannya untuk melunakkan lapisan cangkangnya yang sangar keras sehingga biji tersebut lebih mudah berkembang menjadi kecambah. Siapkan air hangat. Lalu masukkan biji bunga matahari ke dalamnya. Rendamlah biji tersebut di air hangat selama semalaman, Keesokan harinya Anda bisa langsung menanamnya.

Langkah 2. Menyiapkan Media Tanam

Tanaman bunga matahari menyukai media tanam yang kondisinya agak basah. Jadi Anda bisa menambahkan sedikit tanah liar agar media tanam yang dipakai nantinya bisa menahan air. Anda bisa menggunakan media tanam yang terdiri dari tanah berhumus, tanah liat, dan pupuk kandang. Campurkan media tanam ini secara merata. Kemudian masukkan media tanam yang sudah jadi ke dalam polybag sebagai tempat pembibitan.

Langkah 3. Menanam Biji Bunga Matahari

Buatlah lubang tanam menggunakan jari telunjuk Anda pada media tanam. Kedalamannya sekitar 8-10 mm. Lalu tanamkan biji bunga matahari di lubang tersebut. Pastikan bagian biji yang runcing menghadap ke atas sebab dari sini nantinya akan tumbuh tunas daun. Sedangkan bagian biji yang melengkung menghadap ke bawah. Setelah itu, timbun biji ini menggunakan tanah di sekelilingnya. Letakkan polybag di lahan pembibitan yang terlindungi oleh naungan.

Langkah 4. Merawat Biji yang Ditanam

Selama masa pembibitan, Anda perlu merawat biji dengan sebaik-baiknya supaya berhasil tumbuh menjadi kecambah. Biji bunga matahari ini perlu mendapatkan lingkungan yang cukup lembab. Jadi usahakan Anda menyirami media tanam paling tidak setiap 2-3 hari sekali. Jangan biarkan kondisi media tanam terlalu kering sebab akan mengakibatkan biji di dalamnya mati. Barulah setelah biji tumbuh menjadi bibit kecil, Anda bisa memindahkannya.

Langkah 5. Memindahkan Tanaman ke Tempat Lain

Seiring berjalannya waktu, tanaman akan tumbuh semakin besar. Kebutuhannya pada unsur hara dan air pun akan bertambah banyak. Media tanam di dalam polybag tidak mampu lagi mencukupi kebutuhan tanaman tersebut. Itu sebabnya, Anda harus memindahkan tanaman ke tempat lain yang ukurannya lebih besar. Pindahkan tanaman saat kondisinya subur. Lakukan secara hati-hati supaya tidak merusak bagian akarnya.