5 Cara Merawat Tanaman Begonia agar Tumbuh Subur

Bagi Anda yang sangat menyukai tanaman hias yang mempunyai daun yang indah, Anda dapat menanam tanaman begonia. Begonia sebenarnya merupakan suku tanaman berbunga yaitu Begoniaceae.  Menariknya, semua tanaman anggota dari famili Begoniaceae ini biasa disebut tanaman begonia. Dengan jumlah anggota lebih dari 1.500 spesies, begonia termasuk salah satu genera angiosperma terbesar. Anda harus mengoleksinya.

Jenis-jenis tanaman begonia ada banyak sekali. Di antaranya yaitu begonia rex caracas, begonia rex raspberry, begonia marmaduke, begonia rex silver, begonia rex aurora, begonia rex green, begonia new york swirl, begonia rizomatus, begonia silver angel wings, begonia helen teupel, begonia rex mixture, begonia rex fireworks, begonia rex jurassic watermelon, begonia winter care, begonia stained glass, dan masih banyak lagi. Anda bisa membeli bibit begonia di www.tokotanaman.com.

Daya tarik utama tanaman begonia terletak pada daunnya. Tidak seperti tanaman lainnya yang memiliki daun berwarna hijau polos, tanaman begonia ini mempunyai daun dengan warna yang bermacam-macam. Tidak hanya hijau, tapi juga merah, pink, putih, hitam, abu-abu, biru, jingga, kuning, dan cokelat. Warna-warna ini terlukis di permukaan daun tanaman begonia dan membentuk corak dengan pola tertentu yang sangat indah dan memesona.

Pada dasarnya, begonia merupakan tumbuhan yang mudah ditanam. Supaya tumbuh subur, Anda bisa merawat tanaman tersebut dengan kiat-kiat di bawah ini!

Kiat I. Gunakan Media Tanam yang Porous

Tanaman begonia sangat menyukai media tanam yang bersifat porous. Media tanam tersebut tidak terlalu basah atau pun kering. Selain itu, media tanam ini juga tidak tergenangi air. Ketika disiram, air siraman dengan mudah melewati pori-pori media tanam ini. Anda bisa membuat media tanam yang porous dengan menggunakan tanah yang berhumus, bukan tanah liat. Lalu tambahkan pula sekam padi atau pasir secukupnya sebagai campuran tanah.

Kiat II. Letakkan di Tempat yang Tersinari

Tanaman yang memiliki daun yang berukuran lebar seperti begonia suka sekali dengan cahaya matahari. Tanaman tersebut akan tumbuh subur apabila tersinari matahari secara langsung. Daunnya akan rimbun dengan warna yang cerah. Jadi sebisa mungkin Anda menanam begonia ini di tempat terbuka yang bisa mendapatkan sinar matahari secara maksimal. Anda tidak harus menanamnya langsung di tanah, tetapi juga bisa memakai pot dan polybag.

Kiat III. Sirami dengan Air Setiap Hari

Tanaman begonia membutuhkan air dalam jumlah yang cukup banyak. Air ini akan digunakan oleh tanaman begonia untuk melakukan proses fotosintesis. Mengingat ukuran daunnya yang lebar dan posturnya pun rimbun, tanaman begonia akan berfotosintesis secara maksimal. Anda harus rutin menyiraminya untuk mendukung proses fotosintesis tersebut. Jadi siramilah tanaman ini dengan air setiap hari ke arah media tanamnya langsung.

Kiat IV. Lakukan Pemupukan Ulang

Selain air, tanaman begonia pun membutuhkan unsur hara yang banyak sebagai bekal untuk melakukan fotosintesis. Seiring dengan berjalannya waktu kandungan unsur hara di media tanam akan menipis dan berkurang secara drastis karena terus diambil oleh akar tanaman. Anda harus mengisinya kembali dengan melakukan pemupukan ulang setiap 1 bulan. Gunakan pupuk NPK untuk mendukung pertumbuhan daunnya.

Kiat V. Basmi Hama yang Menyerang

Tanaman yang mempunyai daun yang begitu indah seperti begonia umumnya rawan sekali diserang oleh hama dari kelompok kutu-kutuan. Misalnya yaitu kutu putih yang menyerang tanaman begonia dengan menghisap cairan yang terkandung di dalamnya. Kutu putih akan melakukan serangan secara bergerombol dalam jumlah yang banyak. Akibatnya tanaman yang diserang menjadi kurus, pertumbuhannya terhambat, dan layu. Untuk mengatasinya dengan mudah, basmi gerombolan kutu putih ini menggunakan racun anti-nyamuk semprot.