5 Cara Merawat Pohon Jambu Biji agar Berbuah Lebat

Budidaya jambu biji menjadi sektor unggulan dari petani di Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung. Mayoritas petani di sini membudidayakan jambu biji. Saat Anda berkunjung ke daerah ini, maka Anda akan menemukan pohon jambu biji sejauh mata memandang. Buah jambu biji menjadi sasaran utamanya. Buah ini biasanya dijual mentah atau diolah terlebih dahulu menjadi minuman dan makanan ringan.

Maka tak heran kalau petani di Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung sudah paham betul dengan tanaman jambu biji dan serba-serbi perawatannya. Hebatnya adalah pohon jambu biji di sini sudah mulai menghasilkan buah sebelum usianya mencapai 1 tahun. Jumlah buahnya pun terbilang banyak untuk ukuran tanaman yang masih kecil. Seiring berjalannya waktu, jumlah buah yang dihasilkan oleh tanaman akan semakin banyak.

Upaya-upaya yang biasa dilakukan oleh petani untuk meningkatkan produktivitas tanaman jambu biji di antaranya :

Memberikan Pupuk Kandang

Pada dasarnya, pohon jambu biji merupakan tanaman yang mudah tumbuh. Tanaman ini tidak memerlukan perawatan yang rumit. Anda bisa memenuhi kebutuhan zat haranya dengan rutin memberikan pupuk kandang setiap 1 bulan. Gunakan pupuk kandang dari kotoran sapi atau kambing yang telah matang. Taburkan pupuk ini mengelilingi tanaman sejauh 25-30 cm dari batang. Pupuk kandang akan membuat kondisi tanah di sekitar tanaman menjadi subur.

Memangkas Daun yang Tidak Sehat

Jika Anda perhatikan dengan baik, tidak semua daun yang tumbuh pada tanaman jambu biji kondisinya sehat. Beberapa di antaranya ada yang sudah layu, menguning, berlubang, atau mengering. Jangan biarkan daun ini tetap berada di tanaman karena bisa menjadi sarang hama dan penyakit. Anda harus menghilangkannya. Pangkaslah semua daun yang kondisinya tidak sehat. Biarkan nutrisi mengalir optimal untuk mendukung pertumbuhan daun yang sehat.

Memangkas Tunas Daun

Semakin banyak cabang yang dimiliki oleh tanaman jambu biji, maka semakin banyak pula jumlah buah yang mampu dihasilkannya. Bagaimana caranya memperbanyak cabang tanaman jambu biji? Salah satunya yaitu dengan memangkas setiap tunas daun yang baru tumbuh. Nantinya dari bekas pemangkasan tersebut akan keluar 2-3 tunas daun baru yang selanjutnya tumbuh menjadi cabang. Lakukan proses pemangkasan tunas ini secara berkala.

Kendalikan Hama yang Menyerang

Hama utama pada tanaman jambu biji adalah ulat. Ulat biasanya menyerang daun dan buah jambu biji sehingga tidak mampu berkembang secara maksimal. Ciri-ciri pohon jambu biji yang diserang ulat yaitu Anda menemukan daun yang berlubang-lubang, daun yang menggulung, dan adanya ulat di dalam buah jambu biji. Saat menemukan ulat tersebut, segera binasakan di tempat. Untuk pengendaliannya, silakan gunakan insektisida yang sesuai.

Kendalikan Rumput di Sekitar Tanaman

Anda juga tidak boleh membiarkan rumput tumbuh di sekitar tanaman jambu biji. Mengapa? Sebab rumput akan menjadi pesaing bagi tanaman dalam mendapatkan air, bahan organik, dan sinar matahari. Selain itu, rumput yang tumbuh di lahan juga bisa menjadi sarang bagi hama dan bibit penyakit. Bahkan rumput yang sudah terlalu tinggi akan menyulitkan kita dalam merawat pohon jambu biji. Anda harus mengendalikan pertumbuhannya.