Kiat-kiat agar Puring Bercabang Banyak, Ini Rahasianya!

Bagi Anda yang hobi mengoleksi tanaman hias yang memiliki daun yang indah, Anda tak boleh melewatkan tanaman puring. Pasalnya tanaman puring mempunyai daun yang sangat menarik. Daun puring memiliki ukuran yang cukup besar serta berbentuk lonjong. Warnanya hijau yang dihiasi dengan corak berwarna kuning dan merah. Tumbuhan ini terlihat indah sekali. Apalagi jika daunnya begitu rimbun dengan jumlah cabang yang banyak.

Tanaman puring sangat menyukai sinar matahari. Bila diletakkan di tempat yang bisa terkena cahaya matahari secara langsung, tanaman ini akan tumbuh subur. Warna daunnya lebih cerah dengan bagian permukaan yang mengkilap. Sehingga tanaman puring ini akan terlihat semakin menarik. Namun di sisi lain, tanaman puring tersebut akan terus tumbuh meninggi ke atas dan jarang menghasilkan cabang. Akibatnya penampilan tanaman menjadi kurang menarik.

Untungnya kita bisa merangsang tanaman puring agar menumbuhkan cabang baru dari batang utamanya. Caranya yaitu Anda cukup membuat sayatan lapisan kulit secara melingkar pada bagian batang tanaman tersebut. Nantinya akan tumbuh tunas daun yang baru yang posisinya tepat di bawah bekas sayatan tadi. Tunas inilah yang kemudian akan tumbuh membesar dan memanjang hingga menjadi cabang yang siap menumbuhkan daun-daun yang baru.

agar-puring-bercabang-banyak.jpg

Untuk lebih jelasnya, Anda bisa mengikuti panduan dari kami di bawah ini!

Alat dan Bahan :

  • Tanaman puring
  • Cutter
  • Kapas

Langkah-langkah :

  1. Anda harus memastikan terlebih dahulu bahwa tanaman puring sedang dalam kondisi yang subur. Salah satu ciri-cirinya yaitu tanaman tersebut mempunyai tunas yang baru saja tumbuh.
  2. Bagian tanaman yang dapat dirangsang agar menumbuhkan cabang hanya batang utamanya saja. Syaratnya yaitu diameter batang harus sudah cukup besar minimal sebesar pensil.
  3. Ambil cutter yang tajam dan kondisinya steril. Gunakan cutter ini untuk membuat sayatan pada batang tanaman puring. Buatlah sayatan secara melingkar dengan lebar sekitar 5-10 mm.
  4. Sayatan yang dibuat tidak perlu terlalu dalam. Anda cukup membuat sayatan pada lapisan kulit saja. Usahakan jangan sampai menembus lapisan kayu yang berwarna putih pucat.
  5. Setelah sayatan sudah berhasil dibuat, bersihkan permukaan bekas sayatan tersebut menggunakan kapas untuk menghilangkan lapisan kambiumnya. Lakukan sampai bekas sayatan ini bebas dari kambium.

Pekerjaan telah selesai. Kini waktunya bagi Anda untuk menunggu batang tanaman puring menumbuhkan tunas baru di bawah sayatan tadi dengan sendirinya. Adapun waktu yang dibutuhkan antara 2-3 minggu. Selama proses penantian ini, Anda harus tetap merawat tanaman puring seperti biasanya. Siramilah tanaman ini setiap hari. Usahakan air siramannya jangan sampai mengenai bekas sayatan pada batang tanaman. Dari hari ke hari, tunas yang baru akan tumbuh di bawah bekas sayatan lapisan kulit batang yang telah Anda buat.