Kiat Cara Menanam Kencur secara Lengkap

Bagaimana cara menanam kencur? Kencur (Kaempferia galangal L.) adalah tanaman bumbu yang biasa dimanfaatkan bagian rimpangnya sebagai bahan penyedap masakan. Kencur berasal dari daerah-daerah di Asia tropis yang menyebar ke seluruh dunia. Di Indonesia, kencur juga sering kali disebut sebagai cikur, cekuh, asauli, ceuko, tekur, kewicer, cakue, sikor, cakuru, atau ukap.

Kencur merupakan tumbuhan yang hidup membentuk rumpun dan tumbuh rata mendatar dengan ketinggian yang hampir sama permukaan tanah. Kencur memiliki batang semu yang ukurannya sangat pendek sehingga tidak bisa tumbuh tinggi. Daunnya lebat, berbentuk bulat melebar dengan ujung mengecil, dan berwarna hijau gelap yang segar. Bunga kencur berukuran kecil, berwarna ungu keputih-putihan, dan aromanya harum.

Tanaman kencur bisa dibudidayakan di dataran rendah sampai kawasan pegunungan. Tanaman ini akan tumbuh subur ketika dipelihara di tanah yang gembur, mengandung banyak unsur hara, dan teksturnya sedikit berpasir. Kencur termasuk tumbuhan yang memiliki daya tahan sangat baik. Rimpangnya tetap akan hidup di kondisi yang minim air. Rimpang tersebut akan tumbuh kembali manakala kebutuhan air dan nutrisinya sudah terpenuhi.

cara-menanam-kencur.jpg

Pembenihan Kencur

Benih kencur diambil dari rimpang segar yang usianya sudah cukup tua. Setelah disortir berdasarkan mutunya, rimpang-rimpang terpilih selanjutnya diletakkan di tempat yang gelap untuk merangsang pembentukan mata tunas. Dengan begini, potensi hidup rimpang kencur tersebut pun akan lebih besar. Tunas biasanya akan tumbuh dalam waktu antara 1-2 minggu. Penanaman bibit kencur sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan karena tanaman ini membutuhkan air yang cukup dalam masa awal pertumbuhannya.

Pengolahan Lahan

Pengolahan lahan dilakukan dengan mencangkul tanah sedalam 20-30 cm supaya teksturnya berubah menjadi gembur. Buat beberapa bedengan/petak tanam yang memiliki lebar 1-2 m dengan panjang menyesuaikan kondisi lahan. Kemudian buatlah lubang tanam sedalam 5-7 cm dan berjarak 80 x 40 cm. Saluran irigasi juga perlu dibangun dengan matang untuk mencegah terjadinya genangan air yang dapat menyebabkan rimpang kencur membusuk.

Pemupukan Dasar

Pemupukan dasar dilakukan pada saat mengolah lahan. Tujuannya adalah meningkatkan kesuburan media tanam. Pupuk yang dipakai yaitu pupuk yang bersifat organik, baik pupuk kandang maupun pupuk kompos. Campurkan pupuk ini dengan tanah secara merata agar nutrisinya terserap sehingga tanah mampu memberikan unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman kencur.

Guna meningkatkan produktivitas tanaman, Anda pun dapat memanfaatkan pupuk urea, KCL, dan TSP. Berikan pupuk urea dan KCL dengan frekuensi sebanyak 2 kali/mas tanam yaitu pada saat penanaman bibit dan ketika tanaman berumur 45 hari. Sedangkan pemberian pupuk TSP hanya dikerjakan pada waktu penanaman bibit. Gunakan dosis pupuk sesuai dengan saran yang tertera pada masing-masing kemasan.

Penanaman Bibit

Waktu penanaman bibit kencur yang paling ideal adalah pagi hari. Setiap lubang tanam hanya boleh diisi dengan satu rimpang kencur. Pastikan posisi tunas menghadap tegak ke atas karena hal ini berpengaruh besar terhadap tingkat pertumbuhannya. Lalu timbun lubang tersebut kembali menggunakan lapisan tanah atas. Lakukan penanaman rimpang kencur sampai seluruh lubang tanam telah terisi.

Pemeliharaan Tanaman

Budidaya kencur sebaiknya dilaksanakan selama musim penghujan. Anda bisa menyiram tanaman sesekali terutama ketika tidak turun hujan untuk menjaga kandungan air di dalam tanah. Sebulan sekai, Anda pun dapat menyiangi gulma yang tumbuh di area lahan penanaman. Hati-hati saat mencabut gulma yang ada di dekat tanaman kencur, jangan sampai merusak sistem perakaran kencur.

Pengendalian OPT

Hama utama bagi kencur adalah ulat pemakan daun seperti Karana diocles dan pesfolus. Kedua ulat ini senang menggerogoti daun sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman. Selain dengan cara manual, Anda bisa membasmi ulat-ulat pemakan daun ini menggunakan Nogos 50 EC. Semprotkan insektisida ini tepat ke arah daun kencur yang terserang hama.

Pemanenan Kencur

Pemanenan kencur dapat dilakukan pada musim kemarau, yakni saat tanaman mengalami mati suri. Pengerjaan panen dengan cara membongkar seisi lahan untuk diambil rimpang-rimpang kencur yang tumbuh di dalam tanah. Rimpang-rimpang kencur yang sudah terkumpul lantas dibersihkan dari kotoran yang melekat di permukaannya.