Cara Panen dan Pasca Panen Bawang Merah

Bagaimana cara panen bawang merah yang benar? Bagaimana pula langkah-langkah yang harus dikerjakan selama pasca panen bawang merah? Bawang merah termasuk bumbu yang sering digunakan oleh masyarakat Indonesia. Maka tak heran kalau bawang merah memiliki nilai ekonomis yang tinggi serta banyak dibudidayakan oleh para petani lokal.

Tahap akhir dalam membudidayakan tanaman bawang merah ialah panen dan pasca panen. Proses ini begitu penting karena berpengaruh terhadap kualitas bawang merah secara langsung. Waktu pemanenan bawang merah dipengaruhi oleh varietas, lokasi pembudidayaan, tingkat kesuburan media tanam, dan tujuan penanaman. Tetapi secara umum waktu panen bawang merah yang dipelihara di dataran rendah lebih singkat daripada di dataran tinggi.

panen-bawang-merah.jpg

Panen Bawang Merah

Proses pemanenan bawang perlu disesuaikan terhadap tujuannya apakah untuk keperluan konsumsi atau pembibitan. Tanaman yang mempunyai pertumbuhan subur juga memiliki usia panen yang lebih lama. Pemanenan paling baik dilakukan pada pagi hari yang cerah dan tidak hujan. Sehingga masih tersedia waktu yang cukup lama untuk merawat hasil panen.

Pemanenan dilakukan dengan mencabut tanaman bawang merah dari tanah. Lalu kumpulkan tanaman-tanaman tersebut di setiap bedeng. Setelah terkumpul cukup banyak, Anda bisa mengikatnya menjadi beberapa kelompok. Hasil panen bawang merah ini kemudian diangkut ke tempat pengeringan.

Pasca Panen Bawang Merah

Langkah-langkah :

  1. Pelayuan dan Pengeringan

Tujuan dari tahap ini adalah mencegah timbulnya kerusakan pada umbi akibat membusuk atau terkena serangan penyakit. Cara pengeringannya dilakukan dengan menjemur bawang merah di bawah terik matahari. Tanaman-tanaman ini disejajarkan dengan posisi berdiri, di mana bagian daun akan melindungi terpaan sinar mentari secara langsung sehingga kulit umbinya tidak mengalami luka. Walaupun murah dan mudah dikerjakan, metode ini masih bergantung pada musim dan area penjemuran yang cukup luas.

  1. Pembersihan dan Sortasi

Pembersihan dikerjakan dengan menghilangkan kotoran-kotoran yang melekat di permukaan umbi bawang merah. Dengan demikian, umbi pun terlihat bersih dan kualitasnya akan naik. Sedangkan, sortasi adalah pengelompokan umbi berdasarkan mutunya. Pisahkan antara umbi yang bernas, tidak cacat, tidak busuk, dan ukurannya seragam dengan umbi yang jelek, rusak, atau busuk.

  1. Penyimpanan

Bawang merah hasil panen biasanya akan disimpan dengan cara mengikatnya memakai tali. Kemudian gantungkan setiap ikatan bawang merah tadi di bagian langit-langit ruangan yang sejuk dan tidak lembab. Kelemahan dari metode ini adalah kapasitas penyimpanan yang terbatas karena dipengaruhi langsung oleh ukuran luasnya. Suhu yang bagus untuk penyimpanan umbi bawang merah berkisar antara 30-34 derajat celsius dengan tingkat kelembaban udara sekitar 65-75 persen.