Cara Merawat Tanaman Sikas (Mawar Jambe)

Tanaman sikas dikenal pula dengan sebutan pakis haji atau mawar jambe. Ini merupakan salah satu tanaman hias yang paling sering ditanam di taman yang bergaya minimalis. Tanaman sikas termasuk dalam suku Cycadinae. Bentuknya yang unik menjadi pesona tersendiri dari tanaman ini. Kombinasi antara batang keras berkayu berwarna cokelat pekat dengan daun-daun yang warnanya hijau segar terlihat begitu indah.

Tanaman sikas dikenal mempunyai tingkat pertumbuhan yang sangat lambat. Bahkan untuk mencapai tinggi 1 meter, tanaman ini membutuhkan waktu hingga 10 tahun. Pada rentang usia tersebut, panjang daunnya bisa mencapai lebih dari 75 cm. Tentu saja harganya juga akan semakin mahal karena pesonanya semakin menarik. Kunci utama mempercepat pertumbuhan tanaman sikas adalah menanamnya di banyak mendapat sinar matahari.

cara-merawat-mawar-jambe.jpg

Berikut ini hal-hal yang perlu diperhatikan dalam merawat mawar jambe atau tanaman sikas ini.

Media Tanam yang Tepat

Media tanam yang paling bagus digunakan untuk menanam mawar jambe adalah media tanam yang bersifat porous. Anda bisa membuatnya dari campuran tanah kebun, pasir sungai, pupuk kandang, dan kapur dolomit. Bahan-bahan yang sudah tercampur rata kemudian dimasukkan ke dalam pot atau lubang tanam yang telah dibuat di tanah. Selanjutnya bibit tanaman sikas bisa dipindahtanamkan ke tempat penanaman tersebut.

Menyiram dalam Jumlah Cukup

Tanaman sikas tumbuh secara alami di lingkungan yang tandus dan gersang. Jadi tanaman ini pada dasarnya tidak membutuhkan banyak air. Tidak seperti tanaman hias lainnya, mawar jambe tidak perlu disiram secara intensif. Anda cukup menyiramnya setiap seminggu sekali pada musim kemarau. Sedangkan pada musim penghujan, penyiraman bisa dihentikan untuk sementara waktu. Penyiraman cukup dilakukan sampai kondisi media tanam cukup basah.

Berikan Pupuk Sebulan Sekali

Pupuk sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk menyuplai makanannya. Begitu pula pada tanaman sikas. Anda perlu melakukan pemupukan ulang secara berkala setiap sebulan sekali. Anda bisa menggunakan pupuk organik dan pupuk anorganik dalam dosis yang cukup untuk memenuhi kebutuhan unsur hara berupa mikro dan makro pada tanaman. Disarankan pula memberikan fungisida guna mencegah serangan penyakit akibat jamur atau cendawan.

Segera Obati Tanaman yang Sakit

Penyakit yang sering diderita oleh tanaman sikas adalah pembusukan pada bagian akar atau batangnya. Masalah ini bisa terjadi akibat kondisi media tanam yang terlalu basah/lembab. Ciri-ciri mawar jambe yang membusuk di antaranya ada banyak daun yang menguning serta kondisi akar/batangnya lembek seperti berair. Untuk mengobatinya, segera pangkas daun yang menguning dan potong bagian akar yang membusuk. Setelah itu, berikan fungisida yang tepat.

Pastikan Banyak Mendapat Sinar Matahari

Tanaman sikas/pakis haji sangat menyukai sinar matahari. Tanaman ini akan tumbuh subur jika dipelihara di tempat yang terbuka dan bisa mendapatkan cahaya matahari secara langsung. Kecuali untuk genus Encephalartos yang justru lebih cocok ditanam di tempat yang teduh. Jadi ada baiknya Anda mengetahui jenis tanaman sikas yang dibeli sehingga bisa mengetahui kondisi lingkungan yang paling sesuai untuknya.