Cara Merawat Jambu Madu agar Cepat Berbuah

Bagaimana cara merawat jambu madu agar cepat berbuah? Jambu madu dikenal mempunyai buah yang rasanya sangat manis. Pohon ini biasanya ditanam di pekarangan rumah. Meskipun begitu, Anda tetap bisa menjadikannya sebagai tabulampot dengan menjaga postur tanaman agar tetap kerdil.

Sama seperti tanaman jambu yang lainnya, pohon jambu madu tidak memerlukan perawatan yang terlalu rumit. Anda hanya perlu memperhatikan unsur hara dan air yang dibutuhkan oleh tanaman untuk mendukung pertumbuhannya. Pastikan pula kondisi tanaman senantiasa sehat dan terhindar dari serangan hama serta penyakit. Cepat atau lambat, pohon jambu madu milik Anda pun bakal menghasilkan buah yang ranum.

cara-merawat-jambu-madu.jpg

Pohon jambu Anda susah berbuah? Cobalah kiat-kiat berikut ini!

  1. Pangkas Cabang Tanaman

Pada dasarnya, pemangkasan pada tanaman jambu air madu bertujuan untuk menumbuhkan cabang-cabang yang baru yang mempunyai produktivitas lebih tinggi. Di samping itu, pemangkasan juga berguna untuk membentuk postur tanaman agar lebih proporsional. Pemangkasan ditujukan pada cabang-cabang tanaman yang sudah tidak menghasilkan bunga, usianya tua, terserang penyakit, atau memiliki pertumbuhan yang tidak normal. Waktu pemangkasan yang paling baik adalah setiap kali selesai pemanenan buah.

  1. Berikan Kapur Pertanian

Lama kelamaan sifat media tanam di sekitar pohon jambu madu akan berubah menjadi asam sehingga tidak ideal lagi dalam mendukung pertumbuhannya. Agar kondisi tanah tersebut menjadi normal kembali, Anda bisa memberikan kapur pertanian dengan dosis sebanyak 0,25 kg/pohon sampai 0,5 kg/pohon tergantung sifat tanah. Seperti kita tahu, kapur pertanian (dolomit) memiliki manfaat untuk meningkatkan tingkat keasaman media tanam. Kapur ini bisa Anda taburkan di sekeliling batang pohon jambu madu.

  1. Tambahkan Pupuk NPK

Untuk dapat menghasilkan buah, suatu tanaman membutuhkan asupan nutrisi yang cukup banyak. Oleh karena itu, Anda harus menjamin pohon jambu madu di rumah bisa mendapatkan nutrisi sebanyak-banyaknya. Anda bisa memberikan pupuk kompos dan pupuk NPK untuk memicu pertumbuhan tanaman tersebut. Pemberian pupuk ini dapat dikerjakan dalam waktu 15 hari setelah pemberian kapur pertanian kepada tanaman. Usahakan berikan pupuk kompos dan pupuk NPK sebanyak 0,25 kg/pohon setiap 2 bulan sekali.