Cara Menanam Tomat dari Biji dan Menyemainya

Kalau suka memakan buah tomat, Anda bisa menanamnya sendiri di pot. Anda bisa menanam tomat dari biji-bijinya. Gampang sekali kok prosesnya sebab biji tomat ini mudah berkembang menjadi kecambah dan tumbuh menjadi tanaman tomat. Lumayan banget kan kalau Anda bisa memiliki pohon tomat sendiri? Setelah menghasilkan buah nanti, Anda dapat memanen buah-buah tomat tersebut setiap hari sampai puas.

Untuk dapat menanam biji tomat, Anda membutuhkan biji yang diambil dari buah tomat yang telah matang. Ciri-cirinya yaitu buah tomat berwarna kemerah-merahan, memiliki tekstur yang lebih lunak, dan rasanya agak manis. Buah tomat yang matang langsung dari pohonnya sangat kami sarankan untuk digunakan sebagai benih. Anda bisa mengambil buah ini, membelahnya menjadi dua bagian, kemudian ambil biji-bijinya.

menanam-tomat-dari-biji.jpg

Proses selanjutnya yaitu merendam biji tomat di air hangat, melakukan upaya penyemaian, dan menanam kecambah tomat di tanah. Setelah tanaman tomat sudah tumbuh besar, Anda perlu merawatnya dengan baik supaya tanaman ini cepat berbuah dan menghasilkan buah yang banyak.

Rendam Biji Tomat di Air Hangat

Setelah Anda berhasil mengumpulkan biji tomat dalam jumlah yang cukup, selanjutnya Anda perlu merendam biji-biji ini di dalam air hangat. Apa tujuannya? Tidak lain untuk merangsang pertumbuhan biji tomat tersebut. Proses perendaman memakai air hangat akan memecah masa dormasi biji sehingga dapat berkembang menjadi kecambah lebih cepat. Rendamlah biji tomat ini selama 8-10 jam. Kemudian lakukan penyortiran. Ambil hanya biji tomat yang tenggelam di dalam air.

Semai Biji Tomat dengan Tisu

Proses penyemaian bertujuan untuk meningkatkan peluang biji tomat yang tumbuh menjadi kecambah. Anda bisa melewatkannya jika merasa proses ini hanya memakan waktu saja. Biji tomat sebenarnya tetap dapat tumbuh tanpa melalui penyemaian. Cara menyemai biji tomat yaitu Anda perlu menyiapkan selembar tisu. Kemudian basahi lah kertas tisu ini dengan air. Letakkan biji tomat di atas tisu yang basah ini dengan jarak 3 x 3 cm. Jagalah kondisi tisu agar tetap lembab. Maka 3-5 hari kemudian, biji tomat akan tumbuh menjadi kecambah.

Tanamkan Biji Tomat di Tanah

Anda bisa menggunakan tanah sebagai media tanam untuk menanam tomat. Jika tanah yang digunakan kurang subur, Anda perlu menambahkan pupuk kandang. Aduklah supaya tanah dan pupuk tercampur secara merata. Buanglah semua kotoran, batu, dan plastik yang ada di tanah. Setelah itu, Anda bisa menanamkan biji tomat. Buatlah lubang tanam kira-kira sedalam 1 cm, lalu tanamkan biji/kecambah tomat ke dalamnya. Siram dengan air secukupnya. Anda bisa meletakkan pot yang telah ditanami tomat di tempat yang teduh.

Rawat Tanaman Tomat dengan Baik

Jika ingin mendapatkan hasil yang memuaskan, Anda perlu merawat tanaman dengan sepenuh hati. Ingat, tomat merupakan tumbuhan yang menyukai air. Kebutuhan air pada tanaman ini terbilang cukup tinggi. Maka Anda perlu menyiraminya setiap hari, terutama jika sedang tidak turun hujan. Namun usahakan tanah di sekitar batangnya tidak tergenangi air sebab bisa mengakibatkan terjadinya pembusukan. Selain itu, Anda juga perlu memberikan pupuk kandang setiap 2-3 minggu agar tanaman tumbuh subur.