Cara Menanam Serai dalam Pot

Bagaimana cara menanam serai dalam pot? Serai (Cymbopogon citratus) adalah tanaman bumbu yang termasuk dalam famili Poaceae. Tanaman serai mengandung minyak atsiri yang dapat digunakan sebagai bahan penyedap makanan. Selain itu, serai juga mengandung sitronela sehingga dapat digunakan untuk mengusir nyamuk.

Karena mempunyai sistem perakaran yang tidak terlalu panjang, tumbuhan serai bisa ditanam di dalam pot.  Tanaman ini cenderung menyukai daerah yang memiliki cuaca yang hangat. Jadi supaya bisa tumbuh secara maksimal, Anda harus meletakkan pot yang berisi tanaman ini di lingkungan yang terbuka. Penasaran bagaimana langkah-langkahnya yang benar? Ikuti petunjuk selengkapnya di bawah ini!

menanam-serai-dalam-pot.jpg

Alat dan Bahan :

  • Bibit serai
  • Pot
  • Tanah
  • Pupuk kandang
  • Sekam padi

Langkah-langkah :

  1. Siapkan bibit serai berupa anakan-anakan serai yang dipisahkan dari tanaman induknya. Usahakan anakan serai tersebut masih mempunyai bagian-bagian yang lengkap, termasuk daun dan akar. Namun bukanlah suatu masalah kalau Anda menggunakan batang serai tanpa daun karena pada dasarnya tanaman ini mudah sekali tumbuh.
  2. Siapkan media tanam yang terdiri dari campuran tanah, pupuk kandang, dan sekam padi. Kami biasanya menggunakan perbandingan 2:1:1 dalam mencampurkan ketiga bahan di atas. Pastikan Anda menggunakan tanah yang gembur dan bersih dari bebatuan.
  3. Masukkan pecahan genteng ke dalam pot sebagai dasar dari media tanam. Selanjutnya masukkan pula media tanam ke pot tersebut hingga terisi penuh. Ada baiknya Anda menggunakan pot yang terbuat dari tanah sehingga tingkat kelembaban media tanam senantiasa terjaga dengan baik.
  4. Buatlah lubang tanam pada media tadi dengan kedalaman sekitar 5-10 cm. Tanamkan bibit serai ke dalam lubang tersebut, lalu timbun dengan tanah di sekitarnya. Padatkan tanah timbunan ini dengan tekanan perlahan agar bibit serai mampu berdiri dengan posisi yang tegak. Dalam setiap pot, Anda bisa menanam 3-5 bibit serai sekaligus tergantung ukurannya.
  5. Setelah bibit serai berhasil ditanam dalam pot, Anda bisa langsung memindahkan pot tadi ke tempat yang terbuka. Misalnya di pekarangan rumah. Sebab tanaman serai sangat menyukai sinar matahari secara maksimal.
  6. Cara perawatan terhadap tumbuhan serai cukup dilakukan dengan menyiramnya secara teratur setiap 2 kali/hari pada pagi dan sore hari. Kecuali saat sedang turun hujan, Anda tidak perlu menyiram tanaman tersebut. Penyiangan terhadap rumput yang tumbuh di pot juga perlu dilaksanakan agar tanaman bisa mendapatkan unsur hara dan air dengan baik. Begitu pula dengan pemupukan memakai pupuk kandang wajib dilakukan setidaknya setiap dua bulan sekali.
  7. Tanaman serai yang telah berumur sekitar 5-6 bulan biasanya sudah tampak rimbun. Oleh karena itu, Anda bisa memanen tanaman tersebut pada rentang usia seperti ini. Pemanenan dilakukan dengan membongkar media tanam dalam pot, lalu mengeluarkan tanaman serai. Bersihkan tanaman ini dari tanah yang menempel. Jangan lupa untuk memisahkan anakan serai dari tanaman induk guna dijadikan sebagai bibit kembali.