Cara Menanam Semangka dari Biji bagi Pemula

Semangka mudah ditanam dari bijinya loh. Daripada Anda membuang biji-biji semangka begitu saja, lebih baik tanam saja biji tersebut. Lumayan banget kan kalau misalnya biji semangka tadi bisa berkembang menjadi tanaman kemudian tumbuh membesar. Apalagi kalau tanaman semangka yang Anda tanam berhasil menghasilkan buah semangka yang berukuran besar dan jumlahnya banyak pula. Wah, rejeki nomplok nih!

Lantas pertanyaan selanjutnya yaitu bagaimana cara menanam biji semangka yang benar? Apa langkah-langkah yang harus dilakukan agar biji tersebut sukses berkembang menjadi tanaman semangka? Prosesnya dimulai dari menyemai biji semangka terlebih dahulu. Setelah biji sudah berkembang menjadi kecambah, berikutnya Anda dapat menanamnya di polybag. Tujuannya agar Anda bisa merawatnya dengan lebih baik.

menanam-semangka-dari-biji.jpg

Alat dan Bahan :

  • Biji semangka
  • Kapas
  • Air
  • Gelas plastik
  • Kapas
  • Polybag
  • Tanah
  • Pupuk kandang
  • Sekam padi
  • Ajir (bilah bambu)

Cara Menanam :

  1. Anda bisa mengambil buah semangka yang sudah tua dan matang. Pilih buah yang kualitasnya paling bagus. Jangan memakai buah semangka yang sudah membusuk. Ambil biji-biji semangka di dalam buah tersebut. Kumpulkan di dalam mangkuk kecil, lalu Anda bisa mencucinya sampai bersih. Setelah itu, biji semangka ini diangin-anginkan agar kondisinya kering secara sempurna.
  2. Siapkan tempat penyemaian berupa gelas plastik. Anda bisa memakai gelas plastik bekas air mineral. Sedangkan untuk media penyemaiannya berupa kapas basah. Letakkan beberapa lembar kapas ke dalam gelas plastik. Kemudian basahi memakai sedikit air. Tetesi kapas tersebut dengan air sedikit demi sedikit sampai cukup basah. Usahakan jaga supaya kondisi kapas cukup basah saja dan tidak sampai tergenangi air.
  3. Ambil biji semangka yang sudah kita bersihkan. Letakkan biji-biji di atas kapas basah. Anda bisa menatanya secara teratur dan rapi. Taruhlah biji-biji semangka ini dengan jarak 3 x 3 cm agar Anda lebih mudah dalam memindahkannya nanti. Biji semangka ini cukup diletakkan secara melintang/tiduran. Kemudian letakkan gelas plastik tempat penyemaian ini di tempat yang gelap dan lembab. Misalnya di dekat kamar mandi.
  4. Tanaman semangka membutuhkan media tanam yang subur dan gembur. Tanaman ini mudah terserang penyakit busuk apabila kondisi media tanamnya terlalu basah. Oleh sebab itu, Anda bisa membuat media tanam yang bersifat porous untuknya. Caranya yaitu campurkan tanah, pupuk kandang, dan sekam padi dengan perbandingan 3:1:2. Aduklah bahan-bahan ini agar tercampur rata. Lalu masukkan ke dalam polybag.
  5. Proses perkecambahan biji semangka supaya tumbuh menjadi kecambah biasanya memakan waktu selama 5-7 hari. Selama proses penyemaian sedang berlangsung, Anda harus menjaga kondisi kapas sebagai media perkecambahannya supaya tetap basah. Biasanya kita harus menyiram kapas dengan sedikit air setiap 2 hari sekali untuk mencegah terlalu keringnya kondisi kapas tersebut. Namun hal ini tergantung kembali lagi pada kondisi media tanam.
  6. Pantau terus perkembangan biji. Pada hari kedua bisanya biji semangka sudah mulai memecahkan lapisan cangkangnya. Kemudian pada hari ketiga, tunas daun sudah mulai tumbuh. Anda harus terus memantau pertumbuhan kecambah biji semangka ini. Jika panjang tunas dan akarnya sudah lebih dari 5 cm, Anda bisa mencabutnya dengan pinset lalu tanamkan kecambah ini ke dalam polybag.
  7. Tanamlah kecambah pada lubang tanam di dalam polybag. Waktu yang paling baik yaitu pagi hari sebelum jam 9, di mana kondisi cuaca belum terlalu panas. Polybag-polybag ini lantas diletakkan di tempat yang dilindungi oleh naungan. Siramlah bibit semangka yang baru tumbuh ini setiap 1-2 hari agar kebutuhan airnya tercukupi dengan baik. Pasang ajir di samping tanaman sebagai media rambatannya. Setelah panjang tanaman semangka sudah mencapai lebih dari 30 cm, Anda bisa memindahkannya ke tempat terbuka.
  8. Anda bisa tetap membiarkan tanaman semangka berada di dalam polybag atau memindahkannya ke tanah. Jika Anda ingin tetap menanamnya di polybag, maka ukuran minimal polybag yang dipakai adalah 30 cm supaya dapat menampung media tanam yang cukup banyak. Sedangkan bila Anda ingin memindahkannya ke tanah, maka tanah yang akan ditanami semangka harus diolah terlebih dahulu dan dilengkapi parit sebagai saluran air. Ingat, semangka paling tidak tahan dengan air.
  9. Terus rawat tanaman semangka Anda supaya tumbuh subur dan semakin membesar. Usahakan Anda memberikan ajir yang cukup panjang sebagai media rambatan bagi tanaman semangka. Tanaman ini memang rentan sekali membusuk apabila terkena air atau kondisi di sekitarnya terlalu lembab. Tips agar buah semangka yang dihasilkan besar dan manis, Anda cukup membiarkan setiap pohon hanya menghasilkan satu buah. Pilih buah yang paling bagus untuk dibesarkan. Sementara buah-buah lainnya bisa dibuang.