Cara Menanam Lidah Buaya agar Tumbuh Subur

Bagaimana cara menanam lidah buaya agar tumbuh subur? Lidah buaya (Aloe vera) adalah tanaman hias yang juga sering dimanfaatkan sebagai obat-obatan tradisional. Sejak dahulu kala, tanaman ini sering dipakai untuk menyuburkan rambut, merawat kulit, dan menyembuhkan luka. Tahukah Anda, lidah buaya merupakan tanaman asli dari Benua Afrika.

Lidah buaya memang sangat menyukai media tanam yang cenderung kering. Ini dikarenakan batangnya yang bergerigi mampu menyimpan air dalam jumlah yang cukup banyak. Di sisi lain jika tanaman ini dipelihara di lingkungan yang lembab, daya tumbuhnya cenderung lambat dan berpotensi besar membusuk.

cara-menanam-lidah-buaya.jpg

Selain tips di atas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menanam lidah buaya. Berikut ini langkah-langkahnya!

  1. Siapkan Media Tanam yang Tepat

Sebagai tanaman gurun, lidah buaya pada dasarnya suka dengan tanah yang kondisinya tidak terlalu lembab. Tanaman ini akan tumbuh subur apabila ditanam di media yang gembur, remah, dan tentunya banyak mengandung zat hara. Untuk membuat media tanam dengan kriteria ini, Anda bisa mencampurkan tanah lapisan atas, pasir, dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:2:1. Diamkan media tanam ini selama 3-5 hari terlebih dahulu sebelum bisa digunakan.

  1. Pemilihan Varietas yang Sesuai

Ada banyak sekali varietas lidah buaya saat ini. Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan yang berbeda-beda. Misalnya lidah buaya dari varietas Aloe barbadensis Mileer, tanaman ini mempunyai batang yang berukuran sangat besar dibandingkan dengan tumbuhan lidah buaya yang lain. Praktis, selain indah dan menyejukkan mata, lidah buaya dari varietas ini bisa dimanfaatkan bagian dagingnya lebih maksimal.

  1. Teknik Perbanyakan Tanaman

Ada beberapa metode yang dapat diterapkan untuk memperbanyak tanaman lidah buaya. Di antaranya yang paling terkenal yaitu anakan dan biji. Secara garis besar, teknik perbanyakan lidah buaya melalui anakan jauh lebih mudah daripada biji. Triknya ialah pilihlah anakan lidah buaya yang sudah mempunyai sistem perakarannya sendiri. Selain di tanah langsung, Anda juga bisa menanam anakan tersebut di pot atau polybag. Tanamkan anakan lidah buaya pada kedalaman 10-15 cm agar seluruh sistem perakarannya tertutup oleh tanah.

  1. Pemeliharaan yang Benar

Sekali lagi kami ingatkan bahwa lidah buaya memiliki habitat asli di daerah gurun. Jadi tanaman ini sangat rentan terhadap air. Anda bisa menyiram seperlunya saja untuk membasahi media tanam. Usahakan tanaman lidah buaya yang Anda rawat dapat memperoleh cahaya matahari langsung secara maksimal. Tanaman ini sangat menyukai sinar alami dari matahari sehingga dapat meningkatkan kesuburannya. Perlu juga dilakukan pemupukan susulan memakai pupuk organik setiap 3 bulan sekali.

  1. Ganti Wadah secara Berkala

Apabila Anda tidak menanam lidah buaya langsung di tanah, melainkan menggunakan wadah penanaman berupa pot atau polybag, sebaiknya gantilah wadah tersebut secara berkala. Idealnya adalah 6 bulan sekali tergantung tingkat pertumbuhan tanaman di dalamnya. Dengan rutin mengganti pot yang lebih besar, makan media tanam tetap mampu menyimpan nutrisi cukup yang dibutuhkan oleh lidah buaya.