Cara Menanam Jeruk Keprok di Lahan Pertanian

Bagaimana cara menanam jeruk keprok? Tanaman jeruk keprok bisa tumbuh dengan baik di lahan yang terletak di daerah tropis hingga subtropis. Perlu Anda ketahui bahwa jeruk keprok merupakan leluhur dari berbagai spesies dan varietas jeruk di dunia. Beberapa varietas yang terkenal di antaranya Citrus unshiu, Citrus x clementina, dan Citrus tangerina. Tanaman ini mempunyai postur yang lebih rendah dibandingkan dengan tanaman-tanaman jeruk lainnya.

Anda pasti sudah sangat familiar dengan buah jeruk keprok kan? Ini dikarenakan sebagian besar buah jeruk yang dijual di pasar merupakan buah jeruk keprok. Buah ini memiliki kulit yang berwarna kuning kehijau-hijauan, rasanya manis, dan mengandung air cukup banyak. Itulah sebabnya, peminat jeruk keprok ada banyak sekali. Anda bisa menjadikan kondisi pasar ini sebagai peluang yang sangat menguntungkan dengan bertanam jeruk keprok.

cara-menanam-jeruk-keprok.jpg

Jeruk keprok dapat dibudidayakan di dataran rendah sampai dataran tinggi. Jenis tanah yang paling bagus untuk menanam tumbuhan ini yaitu tanah latosol atau tanah andosol dengan derajat keasaman tidak lebih dari 6. Syarat utamanya ialah lahan penanaman jeruk keprok harus mendapatkan sinar matahari secara penuh. Tingkat kemiringan lahannya juga tidak boleh lebih dari 30 derajat agar tanaman dapat tumbuh dengan baik.

Persiapan Lahan

Persiapan dilakukan untuk membuat kondisi lahan penanaman menjadi subur dan gembur. Caranya dilakukan dengan mencangkul lahan kemudian meratakan dan menaburinya pupuk kandang. Setelah itu, buat lubang penanaman dengan ukuran 50 x 50 x 50 cm. Masing-masing lubang tersebut dibuat dalam jarak tanam 5 x 5 m. Jadi populasi lahan yang ideal adalah 400 pohon/ha. Persiapan harus dilakukan paling tidak 2 minggu sebelum lahan ditanami bibit jeruk keprok.

Persiapan Bibit

Anda tidak perlu bersusah payah membuat bibit jeruk keprok sendiri dari biji karena itu akan menghabiskan banyak waktu. Jauh lebih hemat jika Anda membeli bibit yang sudah jadi yang dibuat menggunakan teknik cangkok atau teknik okulasi. Bibit-bibit ini umumnya dibuat dari pohon indukan yang memiliki sifat-sifat unggul. Anda pun dapat menanamnya langsung di lahan budidaya karena bibit sudah mempunyai daya tahan yang baik. Dan yang paling penting ialah bibit yang berasal dari cangkok/okulasi lebih cepat menghasilkan buah.

Penanaman Bibit

Kami anggap di sini Anda membeli bibit jeruk keprok yang sudah jadi di TokoTanaman.com. Bibit yang telah Anda terima tidak boleh ditanam langsung di kebun, melainkan harus dibiarkan beradaptasi terlebih dahulu dengan lingkungan sekitar. Biarkan bibit tersebut tetap berada di polybag sambil terus disirami setiap hari. Barulah setelah bibit menghasilkan tunas baru, Anda bisa memindahkannya ke kebun. Waktu pemindahan yang paling baik dilakukan pada pagi atau sore hari. Tanamkan bibit jeruk keprok di lubang yang telah disediakan, lalu pasang ajir untuk menjaga posisinya agar tidak mudah rubuh.

Perawatan Tanaman

Supaya Anda tidak perlu repot menyirami bibit yang baru ditanam, tanamlah bibit tersebut pada awal musim penghujan. Biarkan air hujan yang menyirami semua tanaman peliharaan Anda. Anda hanya perlu memberikan pupuk tambahan untuk menyuburkan tanah sehingga tanaman jeruk keprok bisa tumbuh optimal. Berikan pupuk kandang dan pupuk kimia seperti urea, TSP, atau ZK sebanyak 2-4 kali per tahun. Pedoman dosis pemberian pupuk untuk jeruk keprok akan kami posting pada artikel selanjutnya.

Pemangkasan Cabang

Salah satu trik agar pohon jeruk keprok cepat menghasilkan buah ialah melakukan pemangkasan secara terjadwal. Pemangkasan dilakukan terhadap cabang-cabang tanaman yang kondisinya buruk seperti cabang yang sudah tua, cabang yang berpenyakit, atau cabang air yang hanya menghabiskan cadangan makanan. Lakukan proses pemangkasan tanaman ini secara hati-hati menggunakan gunting kebun yang tajam dan steril.