Cara Memangkas Anggur agar Rajin Berbuah

Bagaimana cara memangkas tanaman anggur yang benar? Proses pemangkasan sangat penting dilakukan terhadap pohon anggur untuk menjaga kondisi dan kesehatannya. Namun pada dasarnya tujuan utama dari pemangkasan tersebut ialah mengondisikan tanaman anggur seperti pada habitat aslinya. Seperti kita tahu, anggur merupakan tanaman yang berasal dari daerah beriklim subtropis. Pada musim gugur, tanaman anggur akan merontokkan daun-daunnya kemudian akan memasuk masa dormant pada musim dingin. Barulah pada musim semi, tanaman tersebut akan menumbuhkan bunga.

Jadi secara tidak langsung pemangkasan tanaman anggur sangat penting dilakukan untuk merangsang pertumbuhan buah. Pohon anggur yang secara rutin dipangkas dengan benar terbukti dapat memproduksi buah lebih rajin daripada tanaman yang dibiarkan tumbuh rimbun. Dengan jumlah daun dan percabangan yang tidak terlalu banyak, nutrisi yang diserap oleh akar tanaman pun akan ditujukan secara optimal untuk mendukung pertumbuhan buah. Hasilnya adalah tanaman dapat memproduksi buah anggur yang banyak, berukuran besar, serta memiliki rasa dan aroma yang tajam.

cara-memangkas-tanaman-anggur.jpg

Jenis pemangkasan pada tanaman anggur terdiri dari pemangkasan bentuk dan pemangkasan produksi.

Pemangkasan Bentuk

Tujuan utama dilakukan pemangkasan bentuk pada tanaman anggur adalah mengatur pertumbuhannya dengan pola dan bentuk tertentu. Sebaiknya pertumbuhan tanaman anggur disesuaikan dengan para-para atau media rambatnya. Caranya dimulai dengan membiarkan tanaman tumbuh hingga setinggi para-para kurang lebih 180 cm. Kemudian potonglah bagian pucuk batang yang kondisi kulitnya sudah menguning. Beberapa hari kemudian akan tumbuh 3-4 tunas baru dari bekas pemotongan tadi. Sisakan hanya 3 tunas, sedangkan 1 tunas lagi dipotong.

Atur pertumbuhan ketiga tunas tadi dengan ketentuan sebagai berikut. Tunas pertama dipelihara tumbuh ke kanan, tunas kedua diatur tumbuh ke kiri, dan tunas ketiga dibiarkan tumbuh ke atas. Tunas yang tumbuh ke atas ini disebut cabang primer, sementara tunas yang tumbuh ke kanan dan kiri dinamakan cabang sekunder. Setelah panjang cabang primer sudah mencapai 1 meter dan kulitnya berubah menjadi cokelat, lakukan pemotongan pada pucuknya. Nantinya dari cabang primer tersebut akan tumbuh tunas-tunas baru lagi. Kerjakan hal yang sama seperti di atas dengan menyisakan 3 tunas baru. Begitu seterusnya sampai para-para dipenuhi oleh percabangan dari tanaman anggur.

Pemangkasan Produksi

Pemangkasan produksi bertujuan untuk merangsang tanaman anggur supaya menumbuhkan buah dengan kuantitas dan kualitas yang tinggi. Pemangkasan ini sebaiknya mulai dilakukan pada saat usia tanaman sudah mencapai setahun. Sebelum dipangkas, tanaman anggur wajib diberikan pupuk dan disiram dengan air secukupnya. Kemudian cobalah memotong salah satu cabang tanaman. Jika kondisinya kering dan tidak mengeluarkan air selama lebih dari 5 menit, lakukan penyiraman sampai ada tetesan air yang keluar dari bekas potongan tadi.

Pemangkasan produksi dilaksanakan dalam dua tahap yaitu tahap pertama pada bulan April dan tahap kedua pada bulan Agustus. Pemangkasan dilakukan dengan merontokkan seluruh daun hingga yang tersisa hanyalah cabang produksi. Cabang yang ukurannya kecil, tidak normal, dan berpenyakit juga harus dipangkas. Pemangkasan pendek disisakan antara 2-4 mata tunas. Lalu cabang/ranting sisa pemangkasan perlu dibentangkan dan diatur merata  ke seluruh permukaan para-para. Jika perlu cabang/ranting tersebut diikat menggunakan tali rafia.

Dalam waktu 10-14 hari sesudah dilakukan pemangkasan, maka akan tumbuh tunas-tunas baru yang sangat produktif. Sebaiknya dalam setiap tunas tersebut cukup dipelihara 1-2 malai bunga. Sedangkan selebihnya perlu dipangkas/dibuang supaya buah anggur yang dihasilkan mempunyai mutu yang tinggi. Begitu pula tunas-tunas yang tumbuh pada ruas yang sama sebaiknya diwiwil saja. Meskipun jumlah malai bunganya berkurang, tetapi kami berani menjamin kualitas dan kuantitas buah anggur yang dihasilkan nantinya berkualitas jauh lebih bagus.