Begini Loh Cara Menanam Anggur dari Biji!

Bagaimana cara menanam anggur dari biji? Anda yang hobi memakan buah anggur memiliki kesempatan yang besar untuk menumbuhkan tanaman anggur sendiri dari bijinya. Yap, biji-biji anggur dari buah yang telah Anda makan tadi bisa dijadikan sebagai benih yang siap untuk ditanam. Benih anggur tersebut perlu Anda semaikan terlebih dahulu supaya tumbuh menjadi kecambah. Barulah kemudian Anda dapat memeliharanya di media tanam yang sesuai.

Ada banyak orang yang suka dengan buah anggur, termasuk Anda sekeluarga. Pasalnya buah yang memiliki bentuk bulat bergerombol ini memang mempunyai cita rasa yang nikmat sekali. Cita rasa tersebut hasil dari perpaduan antara manis, asam, dan banyak mengandung air. Selain itu, buah anggur juga memiliki aroma khas yang sangat enak. Dijamin Anda tidak akan merasa puas kalau hanya memakan satu atau dua butir buah anggur.

menanam-anggur-dari-biji.jpg

Sayangnya harga buah anggur di pasaran terbilang cukup mahal. Anda harus merogoh kocek cukup dalam agar bisa merasa puas memakan buah anggur. Namun jika Anda memiliki tanaman anggur sendiri, Anda bisa memakan sepuas-puasnya secara gratis. Faktanya buah anggur dapat dibudidayakan dari bijinya. Anda bisa memakai biji anggur sisa dari buah yang telah Anda makan atau menggunakan benih anggur khusus yang berkualitas unggul.

Berikut ini panduan dari kami yang bisa Anda coba untuk menanam biji buah anggur!

Alat dan Bahan :

  • Biji anggur
  • Kapas atau tisu
  • Wadah berpenutup
  • Air
  • Tanah
  • Pupuk kandang
  • Pot

Langkah-langkah :

  1. Masukkan biji anggur ke dalam ember yang telah berisi air. Rendamlah biji anggur tersebut dalam waktu semalaman.
  2. Keesokan harinya Anda bisa menyortir antara biji yang bisa ditanam dan benih yang telah mati. Di sini kita hanya akan menggunakan biji yang tenggelam di air.
  3. Masukkan kapas atau tisu ke dalam wadah hingga menutupi seluruh bagian dasarnya. Teteskan beberapa air sampai kondisi kapas/tisu berubah menjadi basah.
  4. Letakkan biji anggur terpilih di atas lembaran kapas/tisu basah tadi. Atur supaya susunannya rapi dan tidak saling tindih.
  5. Tutup wadah tadi menggunakan penutupnya sampai benar-benar tertutup rapat. Biarkan selama 10-14 hari agar biji tumbuh menjadi kecambah.
  6. Dalam waktu 10-14 hari kemudian, biji anggur pun berubah warna menjadi kehitam-hitaman. Pada bagian ujungnya yang lancip juga sudah tumbuh tunas daun.
  7. Siapkan media tanam yang terbuat dari campuran tanah dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1. Setelah selesai dibuat, media tanam lalu dimasukkan ke pot.
  8. Buat lubang tanam dengan kedalaman 10-15 mm. Tanamkan biji anggur dengan posisi ujung yang lancip menghadap ke atas. Setiap lubang tanam bisa diisi 2-3 biji anggur.
  9. Letakkan pot penanaman di tempat yang bisa mendapatkan sinar matahari pagi tetapi tidak terlalu panas ketika siang harinya.
  10. Siramlah tanaman setiap 2-3 hari sekali hanya untuk membasahi media tanamnya. Usahakan jangan sampai media tanam tergenangi air.
  11. Biji anggur akan terus tumbuh menjadi tanaman kecil. Setelah umurnya mencapai 1 bulan, Anda bisa memindahkan pot ke tempat terbuka.
  12. Tanaman anggur yang ditumbuhkan dari biji memang memiliki kekurangan yakni tanaman akan menghasilkan buah dalam waktu lebih lama.
  13. Namun kelebihan tanaman anggur dari biji adalah tanaman mempunyai daya tahan lebih tinggi sehingga usia hidupnya lebih panjang.