Begini Cara Mudah Menanam Kaktus!

Bagaimana cara menanam kaktus yang benar? Kata kaktus berasal dari bahasa yunani yaitu kaktos yang berarti tanaman berduri. Hal ini merujuk pada struktur tubuh tanaman kaktus yang diselubungi dengan duri-duri kecil. Di dalam klasifikasi ilmiah, kaktus tergolong sebagai anggota famili Cactaceae. Ada lebih dari 2.000 jenis kaktus yang dikelompokkan menjadi 100-an marga dan 3 suku utama.

Di dunia ini, ada begitu banyak ragam tanaman kaktus yang kesemuanya bisa ditemukan mulai dari sepanjang pantai, hutan belantara, padang pasir, hingga pegunungan. Kaktus memang memiliki daya tahan yang tinggi berkat kemampuannya dalam melakukan adaptasi terhadap lingkungannya. Misalnya bila ditanam di tanah yang minim air, tanaman ini akan mengecilkan ukuran daunnya, menyempitkan perakarannya, dan menjadikan batang sebagai wadah penyimpanan air. Sedangkan jika dipelihara di lingkungan yang gersang dan panas, kaktus akan membentuk lapisan kulit yang tebal serta menumbuhkan bulu/duri yang halus untuk meminimalisir terjadinya penguapan.

Masih bingung dalam menanam kaktus sendiri? Kali ini kami akan memberikan panduannya!

cara-menanam-kaktus.jpg

Langkah I : Memperbanyak Kaktus

Perkembangbiakan kaktus bisa dilakukan melalui biji, stek, dan sambung. Untuk memperbanyak kaktus dari biji, caranya keringkan biji tersebut dengan metode diangin-anginkan sampai mengering sempurna. Kemudian rendam biji kaktus di dalam air hangat sekitar 30-45 menit. Barulah selanjutnya benih-benih ini bisa disemai di media yang terbuat dari campuran pasir halus, batubata tumbuk, dan tanah kompos. Bibit kaktus yang tumbuh dan sudah berusia 1 tahun dengan tinggi sekitar 4-5 cm bisa dipindahkan ke lahan penanaman.

Lain lagi jika Anda ingin memperbanyak tanaman kaktus menggunakan teknik stek. Pilih batang kaktus yang sudah cukup dewasa, tidak terlalu muda atau pun terlalu tua. Lalu potong batang tersebut dengan ukuran 6 cm. Angin-anginkan batang kaktus tadi selama 7-10 hari biar lukanya mengering dahulu. Setelah itu, Anda bisa menanamnya ke dalam media yang sudah dipersiapkan. Pemotongan batang kaktus ini sebaiknya dilakukan tepat pada ruasnya agar nantinya bisa tumbuh batang yang baru.

Sementara itu, metode penyambungan (grafting) kini semakin digemari karena bibit yang dihasilkan memiliki karakteristik bawaan dari kedua indukannya. Disarankan pilih indukan batang bawah yang mempunyai sistem perakaran yang kuat seperti Cereus spachianus dan Opuntia ficus indica. Mulailah dengan memotong batang tanaman kaktus yang akan dijadikan indukan daru spesies yang berbeda secara serong atau rata. Kemudian segera tempelkan kedua batang tadi dengan posisi yang pas, lalu ikat menggunakan tali rafia/benang. Ikatan baru boleh dilepas setelah terjadi pertumbuhan pada batang tanaman kaktus bagian atas.

Langkah II : Menanam Kaktus

Tanaman kaktus merupakan tumbuhan yang unik karenan mampu bertahan hidup di lahan yang tandus dan kekurangan air. Begitu pula dengan usianya yang sanggup mencapai hingga puluhan tahun lamanya. Namun bukan berarti menanam kaktus itu mudah. Sebab faktanya, kaktus sangat rentan terhadap serangan penyakit.

Jadi menanam kaktus memerlukan tingkat ketelatenan yang tinggi, meskipun tidak terlalu rumit. Pada dasarnya, tanaman ini sangat menyukai media tanam yang bersifat porous alias memiliki pori-pori yang berukuran cukup besar. Sebagai media tanam kaktus kesayangan Anda, pakailah campuran pasir halus, pupuk kandang, tepung tulang, dan sekam padi dengan perbandingan 2:4:1:3. Sebelum digunakan, media yang telah tercampur secara merata ini perlu dikukus untuk memusnahkan mikro organisme yang bersarang di dalamnya.

Langkah III : Merawat Kaktus

Bagian batang tanaman kaktus dilapisi oleh jaringan lilin yang melindunginya dari sinar matahari sehingga tingkat penguapannya rendah. Kondisi ini memungkinkan tanaman kaktus dapat menyimpan cadangan air di dalam tubuhnya serta memiliki daya tahan yang bagus terhadap lingkungan yang kering.

Oleh karena itu, aturan dasar merawat kaktus ialah melakukan penyiraman dengan menyesuaikannya terhadap kondisi media tanam. Kami merekomendasikan siram lah tanaman kaktus setiap 3-4 minggu sekali agar ia dapat hidup secara normal. Air yang digunakan untuk penyiraman juga sebaiknya dipilih air yang memiliki pH normal sehingga tidak akan menyebabkan terjadinya kebusukan.

Tanaman kaktus sangat menyukai sinar matahari. Anda boleh meletakkan tanaman ini di dalam ruangan, namun setiap seminggu sekali wajib mengeluarkannya supaya dapat bermandikan cahaya. Pemupukan ulang juga perlu dikerjakan setiap 4 bulan sekali menggunakan pupuk tulang/ikan yang kaya akan kandungan fosfor dan kalsium.

Setelah tumbuh cukup besar, pertumbuhan tanaman kaktus biasanya akan melambat. Pada waktu tersebut Anda bisa melakukan pemangkasan batang atau pemindahan tanaman ke wadah yang berukuran lebih besar. Untuk mengatasi serangan hama dan penyakit, disarankan pula melakukan penyemprotan memakai fungisida dan bakterisida yang sesuai secara berkala.