8 Langkah : Cara Stek Batang Pepaya Jepang

Tanaman pepaya jepang mungkin masih asing di telinga Anda. Namun faktanya tanaman ini sudah lama masuk ke Indonesia. Buktinya yaitu warga Jawa Barat sudah lama mengonsumsi daun pepaya jepang sebagai makanan sehari-hari. Daun tanaman ini biasanya ditumis dengan ikan teri. Rasanya sudah pasti lezat sekali. Berbeda dengan daun pepaya biasa yang memiliki rasa pahit, daun pepaya jepang sama sekali tidak pahit. Rasanya justru mirip seperti daun bayam.

Sebenarnya penamaan tanaman ini sebagai pepaya jepang adalah salah kaprah. Alasan yang pertama yaitu tanaman ini tidak termasuk ke dalam jenis tanaman pepaya.  Tanaman pepaya jepang sangat berbeda dengan tanaman pepaya. Bahkan tanaman pepaya jepang sama sekali tidak mampu menghasilkan buah sebagaimana buah pepaya. Sedangkan alasan yang kedua yakni tanaman pepaya jepang bukan berasal dari Negara Jepang. Dilihati dari literaturnya, tanaman ini berasal dari Meksiko.

stek-batang-pepaya-jepang.jpg

Lantas apa sih tanaman pepaya jepang itu? Pepaya jepang memiliki nama asli chaya. Chaya (Cnidoscolus aconitifolius) merupakan tumbuhan semak abadi yang memiliki daun besar yang tumbuh dengan cepat. Tanaman ini berasal dari Semenanjung Yucatan di Meksiko. Chaya dikenal pula dengan sebutan bayam pohon. Batang segarnya akan mengeluarkan getah susu saat dipotong.  Tanaman ini termasuk dalam famili Euphorbiaceae di genus Cnisdoscolus.

Karena masih berkerabat dekat dengan singkong, pepaya jepang juga mudah diperbanyak melalui teknik stek batang. Jika tertarik, Anda bisa mengikuti panduan menyetek batang pepaya jepang di bawah ini.

Alat dan Bahan :

  • Pohon pepaya jepang
  • Cutter
  • Bawang merah
  • Air
  • Tanah
  • Saringan
  • Polybag

Langkah-langkah :

  1. Anda perlu menyiapkan pohon pepaya jepang yang akan diambil batangnya terlebih dahulu. Pohon tersebut harus sudah dewasa serta memiliki tinggi minimal 1 m. Semakin tua usia tanamannya, maka peluang keberhasilannya semakin besar.
  2. Siapkan cutter yang tajam. Akan lebih baik jika cutter tersebut dibersihkan dengan air panas terlebih dahulu supaya kondisinya steril. Nantinya kita akan menggunakan cutter ini untuk memotong batang pohon pepaya jepang yang sudah dewasa.
  3. Pilihlah batang dari tanaman pepaya jepang yang akan dipotong untuk keperluan penyetekan. Sebisa mungkin pilih batang yang sudah dewasa. Semakin tua batang yang dipilih akan semakin bagus. Potonglah batang ini memakai cutter.
  4. Potongan batang pepaya jepang lantas diangin-anginkan sekitar 30-45 menit. Hal ini bertujuan untuk mengeringkan bekas potongannya. Maklum saja karena batang pohon ini mengandung getah yang cukup banyak.
  5. Sembari menunggu, Anda bisa menyiapkan cairan yang berguna untuk membantu merangsang pertumbuhan akar pada batang. Anda dapat memanfaatkan umbi bawang merah yang ditumbuk halus. Rendamlah batang pepaya jepang di air tumbukan bawang merah selama 1-2 jam.
  6. Siapkan media tanam berupa tanah yang diambil di pekarangan. Lebih bagus adalah tanah di dekat tempat pembuangan sampah yang memiliki tekstur gembur. Pisahkan batu dan sampah dari tanah tersebut melalui proses pengayakan.
  7. Masukkan tanah ke dalam polybag sampai terisi penuh. Buatlah lubang tanam memakai jari telunjuk sedalam 5 cm. Kemudian tanamkan batang pepaya jepang ke dalamnya. Pasanglah penutup dari kantung plastik untuk menjaga kelembaban udara di sekitar tanaman.
  8. Letakkan polybag di tempat yang teduh. Sirami dengan air secukupnya setiap 2 hari sekali. Selang 5-7 hari kemudian, batang pun akan menumbuhkan daun. Artinya Anda sudah berhasil menyetek batang tanaman pepaya jepang. Silakan buka penutup dari kantung plastiknya. Lanjutkan perawatan sampai tanaman tumbuh besar.