7 Cara Merawat Tanaman Lidah Mertua di Pot

Bagi Anda yang menyukai kaktus dan sukulen pasti sudah tak asing lagi dengan yang namanya tanaman lidah mertua, kan? Tanaman yang satu ini memang begitu eksotis. Hampir seluruh bagian tanamannya merupakan daun yang memiliki tekstur kaku. Yang menarik ialah daun lidah mertua ini juga mempunyai beragam corak dan warna. Sedangkan batangnya sedikit sekali hanya di bagian pangkal tanamannya saja.

Inilah yang membuat tanaman lidah mertua terlihat begitu menarik. Biasanya sih tanaman ini menjadi hiasan utama di rumah yang bergaya modern dan minimalis. Penampilan tanamannya yang sederhana namun tegas sejalan dengan desain modern minimalis. Agar lebih indah, Anda bisa menanamnya di dalam pot. Pot gerabah atau keramik merupakan pilihan terbaik untuk menanam lidah mertua ini.

cara-merawat-lidah-mertua.jpg

Khusus untuk tanaman lidah mertua yang ditanam di pot, Anda bisa merawatnya dengan kiat-kiat sebagai berikut!

Kiat 1. Gunakan Media Tanam yang Tepat

Tanaman lidah mertua pada hakikatnya merupakan tanaman gurun. Tanaman ini mempunyai kemampuan untuk menyimpan air di dalam daun-daunnya. Media tanam yang porous sangat disukai oleh tanaman ini. Sebaliknya media tanam yang liat, lembab, basah, dan berair tidak disukainya. Untuk membuat media tanam yang porous tetapi subur, caranya yaitu Anda bisa mencampurkan tanah, pasir, pupuk kandang, dan sekam padi menjadi satu. Khusus untuk tanah dan pasir harus dibersihkan lalu diayak terlebih dahulu.

Kiat 2. Usahakan Memakai Pot dari Tanah

Menanam lidah mertua di pot dipilih untuk mempermudah Anda dalam merawat tanaman lidah mertua. Keuntungan lainnya yaitu penampilan tanaman menjadi lebih indah karena ditambah oleh daya tarik dari pot. Kini ada banyak sekali pilihan pot menurut bahan bakunya. Kami menyarankan Anda untuk menggunakan pot dari tanah, baik itu pot gerabah atau pot keramik. Apa alasannya? Sebab pot-pot ini dapat membantu mengatur kelembaban media tanam di dalamnya.

Kiat 3. Letakkan di Tempat yang Terbuka

Sebagai tanaman gurun, lidah mertua lebih menyukai kondisi cuaca yang cenderung panas. Tanaman ini sangat menyukai sinar matahari. Lidah mertua akan tumbuh subur dengan daun yang berwarna hijau cerah apabila Anda meletakkannya di tempat terbuka yang penuh dengan cahaya matahari. Sebaliknya tanaman lidah mertua yang diletakkan di dalam rumah atau di bawah naungan biasanya akan menjadi kerdil dengan daun berwarna hijau pucat. Jadi Anda sebaiknya meletakkan tanaman ini di tempat yang bisa mendapatkan sinar matahari secara penuh.

Kiat 4. Siram Cukup 2-3 Hari Sekali

Anda tidak perlu menyiram tanaman lidah mertua setiap hari. Apalagi sampai 2 kali sehari yaitu pagi dan sore hari seperti tumbuh-tumbuhan lainnya. Ingat bahwa lidah mertua adalah tanaman gurun. Artinya tanaman ini tidak menyukai kondisi media tanam yang terlalu lembab atau basah. Justru media tanam yang cenderung kering merupakan favoritnya. Tapi meskipun begitu, lidah mertua tetap membutuhkan air. Oleh sebab itu, Anda bisa menyiraminya setiap 2-3 hari sekali. Perhatikan kondisi media tanamnya. Jika sudah agak kering, Anda bisa menyirami dengan air secukupnya.

Kiat 5. Berikan Pupuk Kandang Setiap Bulan

Lidah mertua merupakan makhluk hidup yang membutuhkan makanan. Makanan tanaman ini berupa bahan organik dan zat hara yang terkandung di dalam tanah. Lambat laun persediaan bahan makanannya di dalam pot akan semakin menipis karena terus diambil. Tugas Anda yakni mengisinya kembali. Bagaimana caranya? Anda bisa memberikan pupuk kandang kepada tanaman ini. Berikan pupuk kandang yang sudah benar-benar matang setiap sebulan sekali sehingga kebutuhan makanan bagi tanaman ini tercukupi dengan baik.

Kiat 6. Berantas Hama yang Menyerang

Lidah mertua sebenarnya termasuk tanaman yang tangguh. Daya tahan tanaman ini terbilang bagus sekali. Walaupun begitu, tanaman ini tetap bisa diserang oleh hama. Salah satu hama yang paling berbahaya bagi lidah mertua yaitu kutu putih. Kutu putih biasanya menyerang secara massal. Hama ini memenuhi seluruh permukaan daun tanaman. Kutu putih akan menyerap cairan di dalam daun lidah mertua. Akibatnya tanaman pun mengering dan mati. Untuk mengatasinya, Anda bisa mencuci daun lidah mertua menggunakan air deterjen.

Kiat 7. Pisahkan Anakan-anakannya

Anda jangan kaget kalau tiba-tiba pot yang baru ditanami bibit lidah mertua sekarang sudah dipenuhi oleh tanaman tersebut. Pertumbuhan lidah mertua memang subur sekali. Dalam waktu yang sebentar saja, tanaman ini sudah menghasilkan anakan-anakan yang memenuhi kapasitas di dalam pot. Jangan biarkan tanaman-tanaman ini berebut makanan hingga mengakibatkan pertumbuhannya kurang optimal. Sebaiknya Anda rutin memisahkan anakan-anakan lidah mertua tersebut ke dalam pot yang baru.