7 Cara Menyuburkan Tanaman Sawi agar Cepat Besar

Tumbuhan sawi memang mudah sekali ditanam. Asalkan mempunyai bijinya, Anda pun dapat menanam sawi sendiri di rumah. Kalau berminat, silakan Anda bisa memesan biji sawi di toko kami. Jangan khawatir sebab harganya murah sekali kok. Karena memang tidak terlalu sulit dalam menanam sawi maupun membudidayakannya. Anda juga bisa menonton video panduan menanam biji sawi yang sudah kami posting di YouTube. Silakan subscribe ke channel Toko Tanaman.

Anda tentu harus merawat tanaman sawi yang dimiliki dengan baik. Bagaimana pun tanaman yang mendapatkan perawatan yang optimal akan cepat tumbuh besar. Tanaman tersebut akan tumbuh subur serta memiliki kualitas yang bagus. Tanaman sawi yang Anda rawat dengan baik akan laku keras di pasaran. Saat dimasak pun rasanya sungguh lezat karena pertumbuhannya yang berlangsung secara normal. Kunci utamanya tidak lain adalah perawatan yang dilakukan dengan benar.

cara-menyuburkan-tanaman-sawi.jpg

Untuk merawat tanaman sawi, Anda bisa melakukan tips-tips sebagai berikut!

Tips 1. Sirami Tanaman Setiap Hari

Ingat, penyiraman hanya perlu dilakukan ketika sedang tidak turun hujan. Proses penyiraman ini begitu penting sebab tanaman sawi membutuhkan air yang banyak. Anda bisa menyirami tanaman setiap pagi sebelum jam 9 atau sore hari setelah jam 3, di mana matahari saat itu tidak terlalu terik. Gunakan teko khusus menyiram tanaman (gembor) untuk mempermudah pekerjaan Anda. Siramilah tanaman dengan air secukupnya. Lakukan dengan sepenuh hati kepada semua tanaman sawi yang Anda pelihara.

Tips 2. Berikan Pupuk Kandang

Anda bisa menggunakan pupuk kandang sebagai pupuk utama bagi tanaman sawi. Pupuk ini mengandung banyak sekali bahan organik yang dibutuhkan oleh tanaman untuk mendukung pertumbuhannya. Karena menyarankan pemakaian pupuk kandang dari kotoran sapi atau kotoran kambing. Pupuk ini cocok untuk tanaman sawi. Anda wajib menggunakan pupuk kandang yang telah matang yaitu pupuk yang sudah difermentasi selama minimal 3 bulan. Taburkan pupuk ini di sekeliling batang tanaman.

Tips 3. Semprot dengan Pupuk Daun

Sebagian besar struktur tanaman sawi adalah daun. Oleh karena itu, kita harus memelihara kondisi daun ini dengan baik. Fokuslah pada pertumbuhan bagian daun sawi. Anda bisa mendukung pertumbuhannya dengan memberikan pupuk khusus untuk daun yaitu pupuk NPK. Anda juga bisa membeli pupuk NPK di Toko Tanaman. Karena merupakan pupuk kimia, Anda harus berhati-hati saat menggunakannya. Gunakan pupuk NPK sesuai dosis anjuran. Pemakaian pupuk yang berlebihan justru bersifat racun bagi tanaman.

Tips 4. Kenali Gejala Serangan Hama

Tanaman sawi mempunyai daun yang sangat segar. Bahkan kesegaran daun sawi ini mampu menggoda hati para serangga untuk memakannya. Tidak sedikit hama yang menyerang daun sawi, lalu menggerogotinya sedikit demi sedikit. Tanda-tanda awal serangan yang ada yaitu munculnya lubang-lubang kecil pada daun. Lubang ini terbentuk akibat serangga yang memakan daun sawi. Jika menemukan adanya daun sawi yang berlubang secara tidak wajar, Anda harus segera melakukan upaya pengendalian hama.

Tips 5. Obati Tanaman yang Sakit

Tanaman sawi pun termasuk makhluk hidup yang bisa mengalami sakit. Penyakit umumnya ditimbulkan oleh serangan jamur, cendawan, atau bakteri. Aktivitas bibit penyakit di sekitar tanaman menyebabkan pertumbuhan sawi menjadi tidak normal. Misalnya tanaman menjadi berwarna kekuningan, tanaman mengalami kekeringan, terjadinya pembusukan di beberapa bagian tanaman, sampai tanaman mengalami kematian. Anda wajib memberikan pengobatan secara cepat dan tepat saat menemukan gejala-gejala awal serangan.

Tips 6. Cabuti Rumput di Lahan

Keberadaan rumput di lahan ternyata dapat mengancam tanaman sawi yang dibudidayakan. Rumput-rumput ini akan menjadi pesaing bagi sawi dalam mendapatkan zat hara dan air yang tersedia di lahan. Akibatnya air siraman dan pupuk yang Anda berikan tidak terserap maksimal oleh tanaman sawi. Sebagian lagi diambil oleh rumput-rumput yang tumbuh di sekitarnya. Akibatnya yaitu pertumbuhan tanaman pun menjadi tidak normal. Untuk melakukan pencegahan, Anda harus rajin membersihkan rumput yang tumbuh di lahan.

Tips 7. Timbun Lagi Tanah di Bedengan

Kami sarankan tanamlah sawi di bedengan agar terhindar dari genangan air. Maklum saja kandungan air yang begitu tinggi di dalam sawi membuatnya tidak tahan terhadap air dari luar. Tanaman akan mudah membusuk apabila terkena genangan air. Namun seiring berjalannya waktu, ketinggian bedengan ini akan semakin rendah akibat longsor oleh air hujan dan air siraman. Anda harus rutin memperbaiki bedengan tersebut dengan menimbunnya kembali menggunakan tanah.