6 Ciri-ciri Buah Tin yang Sudah Matang Sempurna

Tin merupakan tumbuhan yang spesial. Untungnya tanaman ini bisa ditanam di Indonesia dan mampu tumbuh dengan baik. Anda bisa menanam tin menggunakan pot, polybag, atau langsung ditanam di tanah. Sebagai tanaman yang habitat alaminya di gurun, perawatan tin tidak terlalu rumit. Yang penting yaitu Anda harus menyiraminya secara berkala untuk menjaga kelembaban media tanam. Selain itu, Anda juga perlu memberikan pupuk untuk mencukupi kebutuhan gizinya.

Tujuan Anda menanam tin sendiri pasti ingin menikmati buah tin secara gratis, kan? Wajar saja karena memang harga buah tin di pasaran terbilang mahal. Hal ini disebabkan oleh persediaan buah yang sedikit serta permintaan yang tinggi. Berbeda kalau Anda mempunyai pohon tin sendiri, Anda bisa menikmati buah yang dihasilkan sepuas-puasnya. Bila tertarik menanam tin, Anda bisa membeli bibitnya di www.tokotanaman.com. Kami menyediakan beraneka ragam bibit tin dengan jenis yang berbeda-beda.

Sebaiknya Anda hanya memanen buah tin yang kondisinya sudah matang sempurna. Hindari memetik buah tin yang masih mentah karena rasanya dijamin tidak enak. Jadi pada saat Anda melihat ada buah tin yang tumbuh hendaknya menahan diri terlebih dahulu sampai kondisi buah tersebut benar-benar matang. Buah tin yang matang mempunyai rasa yang manis dan begitu nikmat. Berikut ini tanda-tanda buah tin yang sudah matang sempurna.

buah-tin-yang-matang.jpg

  1. Tangkai Buahnya Keriput

Buah tin tumbuh di bagian ketiak cabang tanaman. Buah ini mempunyai tangkai untuk berpegangan di cabang. Untuk mengetahui kondisi buah tin apakah sudah matang atau belum, Anda bisa memperhatikan tangkai buah ini. Seiring dengan berjalannya waktu, kondisi tangkai buah akan mengeriput. Tangkai yang masih segar dan padat menandakan kalau buah tin masih mentah. Sedangkan jika kondisi tangkai ini sudah keriput dan kering berarti sudah matang.

  1. Ukurannya Cukup Besar

Buah tin yang sudah matang juga memiliki ukuran yang cukup besar. Kami tidak bisa memberikan gambaran pasti tentang seberapa besar ukuran buah ini sebab setiap jenis tin memiliki ukuran maksimal buah yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, Anda harus mencari tahu berapa ukuran maksimal buah dari jenis tanaman tin yang Anda miliki. Jika sekarang kondisinya sudah mencapai ukuran maksimal, artinya buah tin tadi telah matang.

  1. Pertumbuhan Buah Terhenti

Pada awalnya, buah tin memiliki ukuran yang sangat kecil. Kemudian ukuran buah ini semakin membesar seiring dengan berjalannya waktu dan pertumbuhannya. Anda bisa mengamati pertumbuhan buah tersebut dari hari ke hari. Biasanya setelah ukuran buah tin mendekati batas maksimal, maka pertumbuhannya akan melambat. Setelah itu, pertumbuhan buah ini akan berhenti total ketika kondisi buah tin sudah hampir mencapai kondisi yang masak

  1. Warnanya Menjadi Gelap

Kami juga tidak bisa memberikan gambaran pasti tentang buah tin yang sudah masak akan berwarna seperti apa. Pasalnya kini ada banyak sekali varietas tin dengan warna buah yang berbeda-beda. Ada yang warnanya merah, ungu, hitam, atau hijau tua. Jadi yang pasti adalah buah tin yang kondisinya sudah matang akan mengalami perubahan pada warna lapisan kulitnya menjadi lebih gelap daripada sebelumnya.

  1. Aromanya Harum Semerbak

Jika kondisinya sudah benar-benar matang, buah tin akan mengeluarkan aroma yang harum semerbak. Anda bisa mencium buah tersebut dari jarak yang cukup dekat untuk mengetahuinya. Hiruplah aroma buah tin ini dalam-dalam. Buah tin yang sudah masak sempurna mempunyai wangi khas yang cukup kuat. Aroma semacam ini tidak dijumpai pada buah tin yang kondisinya masih mentah atau belum matang sempurna.

  1. Lapisan Kulitnya Merekah

Ciri-ciri selanjutnya yang dimiliki oleh buah tin yang sudah matang yaitu lapisan kulit buahnya akan merekah. Jika sebelumnya lapisan kulit buah ini membungkus daging buah secara rapat, tetapi setelah kondisinya masak akan merekah. Seperti ada bagian yang hampir mengalami keretakan. Bahkan tak jarang ada bagian yang sudah retak sehingga isi di dalamnya terlihat dari luar.